Kabar Lapangan

Cedera, Tongkat dan Sepatu Khusus Temani Keseharian Dedi Kusnandar

Gelandang Persib Bandung Dedi Kusnandar di kediamannya, Rabu 7/11/2018) [OPSI.ID/Eka]

OPSI.ID, Bandung –¬†Gelandang Persib Bandung Dedi Kusnandar masih harus menggunakan alat bantu jalan untuk melakukan aktivitas sehari-hari. Tongkat dan sepatu khusus dia pergunakan supaya cedera patah tulangnya tidak bertambah parah.

Kondisi tersebut kemungkinan harus Dedi jalani hingga beberapa bulan ke depan. Pemain bernomor punggung 11 itu perlu istirahat total untuk memulihkan tulang kaki kanannya usai
mendapat tekel keras pemain PSM Makassar, Rizki Pellu.

“Satu bulan setelah kejadian, dua mingguan lagi mungkin harus periksa. Sementara pakai sepatu dan tongkat supaya tulangnya tidak bergeser dan cepat nyambung lagi tulangnya,” kata Dedi di kediamannya, Selasa 6 Oktober 2018.

Meskipun merasa bosan dengan kondisi tersebut, Dedi punya cara menghilangkan kejenuhan tersebut. Dia mencoba untuk memaksimalkan waktu bersama keluarganya meskipun hanya di rumah.

“Mengambil sisi positifnya saja. Bisa lebih banyak waktu dengan keluarga. Main dengan anak di rumah. Jenuh pastinya, waktu terasa lama, tapi marah-marah atau kesal juga tidak mempercepat penyembuhan,” ungkapnya.

Peran keluarga juga sangat membantu pemain yang karib disapa Dado tersebut. Selain motivasi sang istri dan anak, dia punya tekad besar untuk kembali sembuh karena doa dan dorongan bobotoh.

“Maaf tidak bisa membalas semua doa dan suportnya. Terimakasih, semoga saya bisa kembali merumput lagi dan ikut angkat tropi juara Persib musim ini. Aamiin,” ujar Dado mengakhiri pembicaraan.

Gelandang Persib Bandung Dedi Kusnandar masih harus menggunakan alat bantu jalan untuk melakukan aktivitas sehari-hari. Tongkat dan sepatu khusus dia pergunakan supaya cedera patah tulangnya tidak bertambah parah.

Kondisi tersebut kemungkinan harus Dedi jalani hingga beberapa bulan ke depan. Pemain bernomor punggung 11 itu perlu istirahat total untuk memulihkan tulang kaki kanannya usai
mendapat tekel keras pemain PSM Makassar, Rizki Pellu.

“Satu bulan setelah kejadian, dua mingguan lagi mungkin harus periksa. Sementara pakai sepatu dan tongkat supaya tulangnya tidak bergeser dan cepat nyambung lagi tulangnya,” kata Dedi di kediamannya, Selasa 6 Oktober 2018.

Meskipun merasa bosan dengan kondisi tersebut, Dedi punya cara menghilangkan kejenuhan tersebut. Dia mencoba untuk memaksimalkan waktu bersama keluarganya meskipun hanya di rumah.

“Mengambil sisi positifnya saja. Bisa lebih banyak waktu dengan keluarga. Main dengan anak di rumah. Jenuh pastinya, waktu terasa lama, tapi marah-marah atau kesal juga tidak mempercepat penyembuhan,” ungkapnya.

Peran keluarga juga sangat membantu pemain yang karib disapa Dado tersebut. Selain motivasi sang istri dan anak, dia punya tekad besar untuk kembali sembuh karena doa dan dorongan bobotoh.

“Maaf tidak bisa membalas semua doa dan suportnya. Terimakasih, semoga saya bisa kembali merumput lagi dan ikut angkat tropi juara Persib musim ini. Aamiin,” ujar Dado mengakhiri pembicaraan.

Penulis:eka

Editor :yudha

Sumber :opsi.id