News

GDD Mulai Kembangkan Daulat Desa di Bekasi

OPSI.ID, Bekasi –¬†Gerakan Daulat Desa (GDD) mulai kembangkan daulat di wilayah Bekasi, dengan tujuan daulatkan rakyat dan desa.

Selain berdaulat, dalam rangka Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 ini, Kita juga akan mengoptimalkan suara untuk Joko widodo – Maruf Amin sebanyak 65 persen.

Pendiri GDD, Charles mengatakan, Kita mencoba menjawab kebutuhan warga pada umumnya diberbagai desa, Kita ada 70 sampai 75 ribu Desa se-Indonesia, karena kita berlokasi di Jabodetabek, maka kita lirik krawang dan khususnya Bekasi.

Dikatakannya, semua warga ingin mandiri dan ingin berdaulat, memang sudah ada daulat dewan dan pemerintah, namun sulit mewujudkan daulat rakyat.

“Karena sudah terlalu banyak bermacam semangat kapitalistik yang tersebar disana sini, dan yang paling mungkin kita jawab dengan daulat desa”, katanya.

Diketahui, terbentuk daulat ini melewati sebuah hasil tesa antitesa proses yang panjang sehingga terbentuk GDD ini membumikan kebajikan pancasila.

Dengan desa yang berdaulat maka rakyat akan berdaulat, dan akan menciptakan negara yang terhormat dan berdaulat.

Sebetulnya, sambung Charles, dengan setiap momen-momen demokrasi yang sudah kita sepakati bersama, dan sebenarnya warga ingin demokrasi yang beradab serta menggembirakan rakyat.

Dan juga, lebih lanjutnya, kita akan terus mendorong agar Pemilu 2019 ini menjadi pemilu yang menggembirakan, terkhusus wilayah Bekasi.

Saat ini, meski GDD hanya mempunyai anggota puluhan orang, namun dengan sifat Top Down, GDD banyak bekerjasama dengan pihak lain yang satu visi dan misi, papar Charles.

Sementara, salah satu penggerak GDD, Dwi Purwanti menyatakan, GDD akan berjuang di Bekasi dalam memenangkan suara Jokowi – Amin.

“Bekasi merupakan wilayah neraka bagi Jokowi, maka kita akan maksimalkan kekuatan”, kata salah satu penggerak GDD, Dwi Purwanti di Bekasi, Minggu (31/3/2019).

Dikatakannya, banyak islam garis keras disini, maka kita akan mendirikan posko-posko untuk wadah bagi pendukung Jokowi – Amin yang melintasi Bekasi.

Menurut Dwi, jarang sekali terlihat pendukung Jokowi di Bekasi, bahkan saya akan turun dan menghampiri saat melihat warga menggunakan kaos Jokowi untuk menyapanya.

“Karena saking jarangnya, dan meski kita sudah fasilitasi posko, warga masih gak berani menunjukan dukungan kepada Jokowi”, terangnya.

Rencananya, sambung Dwi, posko ini nantinya akan kami jadikan posko religius, seperti posko berdzikir dan sebagainya, agar rakyat mengetahui bahwa Jokowi adalah Islam.

Jelasnya, Posko ini merupakan dibawah naungan Gerakan Daulat Desa (GDD) dan Jaringan Masyarakat Muslim Membangun (JM3).

Dwi menambahkan, relawan kami berbeda dengan relawan lain, kita memberikan nilai bagaimana berdemokrasi, menyampaikan visi, dan tata cara menangkis hoax, semua ada di relawan kami.

Penulis:Nugie Nugroho

Editor :Redaksi

Sumber :OPSI.ID