politik

Rapat Pleno KPUD Kota Bekasi Sepakat Diundur

suasana rapat pleno

OPSI.ID, Bekasi – Rapat Pleno Komisi Pemilihan Umum Daerah Kota Bekasi diundur dengan disepakati para saksi dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Bekasi.

Diketahui, Pleno yang diundur dikarenakan data hasil penghitungan tingkat Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Bekasi Timur dan Bekasi Utara belum selesai sampai saat ini.

Komisioner KPUD Kota Bekasi, Ali Syaifa, menyampaikan, Mengacu pada surat edaran KPU Nomor 796 tanggal 6 Mei 2019, dimana pleno rekap Kota dan Kabupaten, jika masih ada yang belum selesai ditingkat kecamatan, masih bisa diselesaikan dua hari sebelum rekap ditingkat provinsi.

“Rekap di Kota Bekasi masih sesuai tahapan,”katanya.

Tegasnya, Besok insya allah sudah bisa menyelesaikan dan membacakan DA1, dan lanjut ke tingkat rapat Pleno di KPUD Kota Bekasi, katanya di Kantor KPUD Kota Bekasi, Selasa (7/5).

Dalam hal ini, ketua PPK Bekasi Timur, Syamsul Martha Nugraha juga menerangkan, Dengan segala kendala DPT dan TPS terbanyak nomor dua setelah Bekasi Utara, dengan jumlah 758 TPS, kita membutuhkan waktu lebih dibandingkan PPK kecamatan lain.

yang dimana hasil rekap harus dikoreksi satu persatu agar tidak ada ketidak keliruan ditingkat KPU, ujarnya.

Selain itu, kendala kita juga karena keterbatasan anggaran dalam pembuatan salinan form DAA1, untuk para saksi partai.

“Dengan adanya kendala ini, kita pastikan agar bisa dengan teliti merekapnya, dan meminimalisir bentuk kesalahan lainnya, maka dipending besok hari Rabu (8/5/2019),”tukas Syamsul.

Tempat terpisah, Ketua Bawaslu Kota Bekasi, Tommy Suswanto menyampaikan, Dilihat dari kesiapan dua PPK dalam rekapitulasi, masih menghitung sekitar 20 TPS yang belum selesai.

Sehingga, berkaitan dengan rapat pleno ini, maka pleno dilakukan pengunduran karena data yang belum siap.

Dengan kesepakatan ini, sambung Tomy, dipastikan besok bisa dimulai kembali rapat pleno tingkat Kota Bekasi.

Penulis:Nugie Nugroho

Editor :Redaksi

Sumber :OPSI.ID