internasional

Saham Boeing Jatuh setelah 737 Mengalami Kecelakaan

OPSI.ID,NEW YORK  – Saham Boeing turun tajam pada hari Senin setelah pesawat mematikan Ethiopian Airlines yang melibatkan pesawat 738 Max 8 milik raksasa dirgantara itu.

Ethiopian Airlines mengkonfirmasi bahwa Boeing 737 Max 8, menuju Nairobi, Kenya, jatuh tak lama setelah lepas landas dari ibukota Ethiopia Addis Ababa pada Minggu pagi, menewaskan semua 157 orang di dalamnya.

Ini adalah kedua kalinya dalam setengah tahun bahwa pesawat terlaris Boeing mengalami kecelakaan fatal. Pada bulan Oktober, sebuah pesawat Lion Air jatuh ke laut di ibukota Indonesia, Jakarta, menewaskan 189 orang di dalamnya.

“Boeing sangat sedih mengetahui kematian penumpang dan awak di Ethiopian Airlines Penerbangan 302, pesawat 737 MAX 8,” tulis perusahaan yang berbasis di Chicago itu dalam sebuah pernyataan pada hari Minggu.

Setelah berita utama, otoritas di China, Indonesia dan Ethiopian Airlines telah mengumumkan untuk mendaratkan pesawat 737 Max 8.

737 Max adalah jenis pesawat terpenting Boeing, menghasilkan sekitar sepertiga dari laba operasi perusahaan. Jenis ini adalah bagian penting dari upaya Boeing untuk bersaing dengan rival Airbus.

Lusinan maskapai sekarang memiliki salah satu dari 737 Max Boeing di armada mereka. Di Amerika Serikat, Amerika, dan Barat Daya menerbangkan 737 Max 8 dan masing-masing memesan lebih banyak.

Saham Boeing merosot lebih dari 6,6 persen menjadi 394,50 dolar AS per lembar sekitar tengah hari, setelah jatuh sebanyak 13 persen untuk penurunan intraday terbesar sejak 17 September 2001, memimpin penghambat dalam Dow seperti dilansir dari xinhuanet.com

Saham Southwest Airlines turun sekitar 1 persen di tengah hari setelah tenggelam sekitar 3,65 persen di sesi pagi. Southwest memiliki 34 jet Boeing 737 Max 8 dalam armadanya yang lebih dari 750 pada 31 Desember 2018 dan tetap “yakin akan keselamatan dan kelaikan udara” dari pesawatnya, kata operator itu dalam sebuah pernyataan, Senin

Saham American Airlines turun sekitar 1 persen tak lama setelah bel pembukaan Senin. Saham berhasil berubah positif pada tengah hari.

Saham United Continental turun 0,5 persen sekitar tengah hari. Perusahaan itu mengatakan tidak mengoperasikan Max 8 tetapi ia memiliki lebih dari selusin versi Max 9 yang lebih besar dari 737.

Penulis:-

Editor :Redaksi

Sumber :xinhuanet