Majelis Nurul Qolbi Santuni Anak Yatim & Dhuafa

Bekasi,OPSI.ID – Majelis Santunan Nurul Qolbi kembali berbagi pada acara rutin bulanan Santunan Anak Yatim, Piatu Dan Du’afa yang berlokasi di Perum Telaga Pasiraya Blok Ab Besar Rt 4 Ds Sukasari kec.Serang baru Kab.Bekasi

Sebanyak 73 Orang yang terdiri dari Yatim,Piatu dan Du’afa Hadir pada acara tersebut.

Acara Di hadiri oleh para Tokoh Agama,Tokoh Masyarakat setempat, Tokoh Sesepuh lingkungan dan Jajaran Panitia acara.

Diantaranya para Guru Guru yang ikut memeriahkan acara yaitu Al Habib Abdurrohman Al Jufri, Al Habib Ahmad Assegaff ,Kyai Yana Gunawan Al Kongsi, Ust.Uceng dan Para Guru Guru lainnya Hadir pada acara tersebut.

Ust.M.Nasrul Rahmatulloh selaku pimpinan majelis santunan mengatakan sangat berbahagia sekali di tengah tengah pademi covid 19 ini masih bisa berbagi kepada Anak Yatim,Piatu dan Dua’fa.

Beliau Juga menyampaikan ucapkan terima kasih kepada para Donatur yg sudah membantu terselenggaranya acara santunan ini, semoga senantiasa Alloh membalasnya dengan balasan yg sempurna.

Acara santunan ini pun di tutup dengan santapan jasmani yang di sediakan oleh Sohibul Bait yaitu Bp.Dasril Tanjung beserta keluarganya kebetulan melaksanakan Aqiqoh putri keponakannya.

Malang Raya Tidak Perpanjang Masa PSBB, Masyarakat Tetap Ikuti Protokoler Kesehatan Sesuai Standar WHO

Malang. Opsi.id

Pemerintah Jawa Timur pada saat melakukan Pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang diterapkan di Kota Malang, Kabupaten Malang, dan Kota Batu sejak 17 Mei lalu akan berakhir pada 30 Mei nanti. Dari hasil rapat koordinasi ketiga kepala daerah di Malang Raya itu dengan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa telah disepakati jika PSBB tidak diperpanjang ( Cukup Sekali )

Kesempatan itu, disepakati pada rapat yang digelar di Kantor Bakorwil III Malang pada Rabu (27/05/20) malam, yang dihadiri Kapolda Jawa Timur, Pangdam V Brawijaya. penerapan PSBB selama ini di tiga daerah itu dirasa cukup efektif. Kesadaran masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan sudah baik, keterpaduan atau sinergi antara berbagai elemen seperti TNI-Polri, relawan, dan pemerintah dalam upaya menekan penularan virus COVID-19 daerah patut mendapat Apresiasi.

 

 

Usai memimpin rapat, Gubernur Khofifah mengatakan bahwa Malang Raya memiliki komitmen dan modal kuat untuk memotong rantai penularan virus COVID-19. Tidak diperpanjangnya pemberlakuan PSBB ini pun telah melalui berbagai pertimbangan dan pendapat sejumlah pihak seperti akademisi, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan beberapa elemen terkait. Ujar

Yang tak kalah penting, imbuh perempuan berhijab itu, pemberlakuan PSBB di Malang Raya selama ini setidaknya sudah memenuhi enam pedoman yang ditetapkan oleh badan kesehatan dunia atau WHO. Seperti bukti bahwa persebaran COVID-19 terkontrol, kapasitas kesehatan saat ini masih cukup untuk tes, isolasi di rumah sakit, tracing, dan karantina pasien konfirmasi.

Selain itu, Lanjutnya Khofifah menjelaskan di masa transisi sebelum memasuk new normal, menurut WHO harus dipastikan juga populasi berisiko harus dilindungi khususnya orang berusia lansia dan individu dengan penyakit komorbid dan masyarakat selalu pakai masker, jaga jarak serta menerapkan protokol kesehatan.  Terakhir, risiko penyebaran kasus baru diminimalkan dan Komunitas harus turut aktif dalam menghambat penyebaran Covid-19 di wilayah Malang Raya. Cetus

Air Laut Pasang Terjang Pantai Selatan Malang, Tidak Ada Kerusakan dan Korban Jiwa

Malang. Opsi.id

Beberapa Pantai di wilayah Kabupaten Malang bagian selatan diterjang gelombang pasang, sejak Selasa 26 Mei 2020. Otoritas setempat memastikan tidak ada kerusakan infrastruktur maupun korban jiwa akibat fenomena alam itu.

Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang Bagyo Setiono menjelaska, gelombang Air pasang laut menerjang hampir sepanjang pesisir wilayah Kabupaten Malang dan Khususnya Pantai Selatan. Pihaknya telah memastikan tidak ada kerusakan infrastruktur maupun korban jiwa. mengingat seluruh tempat wisata di Kab. Malang ditutup, Akibat dampak Penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Malang Raya. Rabu (27/5)

Ia menambahkan, berdasarkan data Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Perak Surabaya, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), peringatan dini gelombang pasang hingga mengakibatkan banjir ROB telah diedarkan. Dijelaskan, bahwa fenomena tersebut terjadi akibat aktivitas pasang air laut, kondisi gelombang tinggi, dan curah hujan tinggi dapat mempengaruhi dinamika pesisir wilayah Indonesia. Termasuk wilayah pesisir selatan Jawa Timur.

Sekarang sudah mulai surut. Meski pun demikian, kami mengimbau masyarakat untuk berhati – hati dan tetap waspada. Ujar Bagyo

Pengadaan Masker Jadi Sorotan, Dewan Kehormatan DPRD Pasuruan Datangkan Pengusaha UMKM Guna Klarifikasi

Pasuruan. Opsi.id

Polemik pengadaan masker di Pasuruan cukup membuat Geger. Saking Gegernya Anggota Dewan Legislatif Hingga mengundang Pengusaha UMKM untuk mengklarifikasi dihadapan Awak Media

Berbeda ketika awal menjadi sorotan, kali ini klarifikasi dengan melibatkan pelaku UMKM ke gedung DPRD Kabupaten Pasuruan, Rabu (27/05/20).

Dalam pertemuan itu, Dewan Kehormatan DPRD melakukan klarifikasi terkait polemik pengadaan masker yang mencatut nama anggota dewan. Nah, kehadiran UMKM tersebut diharapkan menjadi salah satu solusi meredahkan kecurigaan

Ketua Himpunan Asosiasi UMKM Kabupaten Pasuruan, H. Ridwan menyampaikan bahwa program pengadaan masker yang ia gawangi sama sekali tidak ada keterlibatan anggota dewan.

Ia juga menepis beberapa pemberitaan yang menduga adanya keterlibatan anggota dewan dalam pengadaan masker.
“Ada sekitar 500 lebih UMKM yang terlibat dalam penggarapan masker itu, UMKM yang di tunjuk oleh dinas terkait adalah UMKM yang benar – benar siap.” Ujarnya.

Sedangkan Ketua Dewan Kehormatan DPRD Kabupaten Pasuruan, Achmad Sholeh menyatakan perlunya pertemuan lanjutan untuk perumusan dan pemutusan masalah masker tersebut.

“Akan ada pertemuan lanjutan untuk merumuskan dan memutuskan terkait Polemik masker ini.” Ucapnya dihadapan sejumlah media.

Upadate Peningkatan Kasus Covid-19, Total Kasus Corona di Indonesia 23.165 Kasus, Sembuh 5.877 Pasien dan Bertambah 415 Kasus Per 26 Mei 2020

Jakarta. Opsi.id
Hari ini, ada peningkatan kasus positif Covid-19, beberapa hari ini kian meningkat. Selain itu, angka kesembuhan dan kematian masih mengalami kenaikan.
Dalam Konferensinya, ada kenaikan angka Positif Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di situs Covid-19.go.id dan disampaikan langsung oleh juru bicara pemerintah terkait Gugus Percepatan Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto. Hingga Selasa (26/5/2020), ada 23.165 kasus positif. dengan rincian, 5.877 pasien sembuh dan 1.418 orang meninggal dunia. Data ini diperbarui setiap harinya dengan cut off data pukul 12.00 WIB.
Pada hari sebelumnya, tercatat ada 22.750 kasus positif Corona di Indonesia, 5.642 orang sembuh, dan 1.391 meninggal dunia
Presiden Indonesia Joko Widodo dalam penyampaiannya menuturkan, kami akan lebih mendisiplinkan masyarakat dengan melibatkan TNI dan Polri guna mempersempit penyebaran Covid-19 menuju Hidup Baru yakni “New Normal”.

Presiden Indonesia Joko Widodo Tinjau Kesiapan Mendisiplinkan Masyarakat Sesuai Protokol Kesehatan di Stasiun MRT

Jakarta. Opsi.id

Presiden Joko Widodo meninjau kesiapan penerapan prosedur standar tatanan baru atau new normal di sarana publik. Dalam kunjungan pagi ini, Kepala Negara mengunjungi Stasiun Moda Raya Terpadu (MRT) di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat. Selasa, (26/05/20)

Presiden terlihat didampingi oleh Panglima TNI Hadi Tjahjanto dan Kapolri Idham Azis selama meninjau kondisi stasiun MRT tersebut. Protokol kesehatan diterapkan secara ketat di mana ketiganya tetap menjaga jarak aman, mengenakan masker, dan dilakukan pemindaian suhu tubuh saat akan memasuki area stasiun.

Kepala Negara mengatakan bahwa penerapan prosedur standar yang akan segera dilaksanakan tersebut bertujuan untuk lebih mendisiplinkan masyarakat terkait protokol kesehatan saat berada di sarana publik. Anggota TNI dan Polri akan disebar ke sejumlah titik keramaian untuk senantiasa mengingatkan masyarakat dalam menerapkan kedisiplinan protokol tersebut.

“Pagi hari ini saya datang ke Stasiun MRT dalam rangka untuk memastikan bahwa mulai hari ini akan digelar oleh TNI dan Polri pasukan untuk berada di titik-titik keramaian dalam rangka mendisiplinkan, lebih mendisiplinkan, masyarakat agar mengikuti protokol kesehatan sesuai dengan PSBB,” ujarnya saat memberikan keterangan selepas peninjauan.

Pelaksanaan pendisiplinan masyarakat yang akan digelar di 4 provinsi dan 25 kabupaten/kota tersebut diharapkan akan mengingatkan dan menyadarkan masyarakat sehingga kurva penyebaran Covid-19 akan semakin menurun.

“Kita melihat bahwa R0 dari beberapa provinsi sudah di bawah satu dan kita harapkan semakin hari semakin turun dengan digelarnya pasukan dari TNI dan Polri di lapangan secara masif,” tuturnya.

Untuk diketahui, R0 (dibaca R-naught) merupakan metrik epidemiologi yang digunakan untuk menggambarkan penularan agen infeksi. Saat ini, pemerintah tengah berupaya agar angka R0 di sejumlah wilayah berada di bawah satu yang berarti penularan dan pertumbuhan kasus Covid-19 semakin melambat.

Sementara itu, Panglima TNI Hadi Tjahjanto yang turut memberikan keterangan menjelaskan bahwa pelaksanaan pendisiplinan protokol kesehatan tersebut akan menyasar pada objek-objek keramaian seperti mal, pasar, dan tempat pariwisata yang memungkinkan terjadinya kerumunan. Untuk tahap pertama, pendisiplinan yang akan dilaksanakan dengan kerja sama TNI, Polri, pemerintah daerah, dan Gugus Tugas Penanganan Covid-19 tersebut akan dilakukan secara serentak di DKI Jakarta, Bekasi, Jawa Barat, Sumatera Barat, dan Gorontalo.

“Dari data yang ada, di 4 provinsi dan 25 kabupaten/kota, ada 1.800 objek yang akan kita laksanakan pendisiplinan tersebut. Yang kita laksanakan adalah pendisiplinan protokol kesehatan agar masyarakat tetap menggunakan masker, menjaga jarak aman, dan kita siapkan tempat mencuci tangan. Mudah-mudahan tahap pertama bisa berjalan dengan baik,” ujarnya

Breaking News: Kasus Positif Corona Sudah Mencapai 22.271, Meninggal 1.372, dan sembuh 5.402

Jakarta. Opsi.id

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto menyampaikan perkembangan terkini dampak virus corona di Indonesia.
Berdasakan konferensi pers yang digelar di Kantor Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Minggu (24/5/2020), jumlah kasus corona di Indonesia bertambah.
Jumlah pasien akumulatif terkonfirmasi positif Covid-19 menjadi 22.271 orang, bertambah 526 kasus.
Data menunjukkan jumlah pasien dinyatakan sembuh dan diperbolehkan pulang bertambah menjadi 5.402 orang Pasien.
Sayangnya, jumlah korban meninggal dunia juga bertambah menjadi 1.372 orang.
Wabah virus corona jenis baru Covid-19 di Indonesia mengalami peningkatan dari hari ke hari.
Mari kita ringankan beban tenaga medis membantu mengakhiri pandemi ini adalah dengan langkah pencegahan.
World Health Organizatin (WHO) memberikan panduan langkah-langkah perlindungan dasar terhadap COVID-19 dengan mencuci tangan, gunakan masker dan jaga jarak.

Walikota Bekasi Rahmat Effendi Beserta Keluarga Ibadah Shalat Idul Fitri di Masjid Al Kautsar

OPSI.ID – Wali Kota Bekasi Dr H Rahmat Effendi melaksanakan Shalat Idul Fitri, 1 Syawal 1441 Hijriyah di Masjid Al Kautsar RW 01 RT 08 Perumahan Pondok Pekayon Indah, Bekasi Selatan, Minggu, (24/5/2020). 

Kelurahan Pekayon Jaya, menjadi satu diantara 51 kelurahan yang masuk zona hijau dan bisa melaksanakan shalat Idul Fitri berjamaah. Dislokasi tempat berlangsungnya shalat, dilakukan protokol kesehatan pembatasan jarak, pemeriksaan suhu tubuh, berwudhu dan memakai hand sanitizer. 

Sebelum pelaksanaan sebanyak 98 warga RT 08 RW 01 Pekayon Jaya .dilakukan rapor tes dan hasilnya semua dinyatakan negatif. 

“Saya melaksanakan kegiatan shalat idul fitri bersama dengan keluarga dan ibu dan DKM terlihat lengkap melakukan protokol  kesehatan,” kata Walikota Bekasi Rahmat Effendi, saat memberikan keterangan kepada wartawan usai shalat. 

Dijelaskanya, sekitar 1000 masjid melaksanakan Shalat Idul Fitri dari 1280 Masjid yang ada di 12 Kecamatan. Ini karena terdapat 51 kelurahan atau 90 persen dari 56 kelurahan yang masuk zona hijau dan ditetapkan bisa melaksanan Sahlat Idul Fitri.

“Sampai dengan kemarin ada 51 kelurahan. Penetapan ada kelurahan jadi zona hijau. Rapat dengan MUI, yang melaksanakan ibadah bagi yg sudah dinyatakan hijau dapat melaksanakan shalat Ied,” ungkapnya. 

Sebelum pelaksanaan Shart Ied telah diajukan protokol kesehatan Covid-19 dengan melakukan rapor tes dan sebanyak 71 reaktif, namun setelah melakukan pemeriksaan lanjutan lewat Swab dilabkesda Kota Bekasi dinyatakan negatif. 

“Dari sejumlah laporan juga beberapa masjid di zona hijau tetap meniadakan shalat Ied. Dan itu kami hargai karena sebagai bagian hak masing-masing,” ungkapnya.

Marjuki,MM : AWPI Kab.Bekasi Peduli di Zona Hijau Covid-19

Kota Bekasi ,OPSI.ID – DPC Asosiasi Wartawan Profesional Indonesia (AWPI) Kabupaten Bekasi memberikan bantuan Hand Sanitizer ke beberapa titik masjid dan musolah untuk masyarakat yang menjalankan Sholat Idul Fitri diperbatasan Kota dan Kabupaten, khususnya Kecamatan Mustika Jaya yang telah dinyatakan zona hijau oleh Pemkot bekasi, Jawa Barat. Sabtu (23/5/2020).

Dari tiap masjid dan musolah diberikan hand Sanitizer sebanyak 8 botol yang diperuntukan untuk masyarakat yang akan menjalankan sholat Id dengan mengikuti protokoler kesehatan mengacuh pada ketentuan pemerintah Kota Bekasi, dalam hal ini DPC AWPI Kab. Bekasi membantu pemerintah dalam pencegahan serta memutus mata rantai virus Covid 19.

Ketua DPC AWPI Kab. Bekasi, Marzuki S, IP, MM, menyampaikan dengan pemberian bantuan Hand Sanitizer ke beberapa titik masjid khususnya diperbatasan kota dan kabupaten bekasi, yang dimana lembaga sosial harus membantu dalam segala aspek.

“karna bahwa AWPI ini hanya sebuah jembatan untuk memberikan suatu bantuan, karna jelas pers adalah lembaga sosial dimana kita harus membantu dalam segala aspek melalui comporate, CSR perusahaan, dinas dinas atau sumber dana yang kita jembatani,” ucapnya.

Dewan Penasehat DKM Masjid Jami Nurul Ikhlas, Ustadz sukron, menjelaskan dalam persiapan menjelang sholat Idul Fitri dengan mengikuti protokol kesehatan yang sudah diberikan oleh pemerintah kota Bekasi.

“Untuk masyarakat yang menjalankan sholat Id kami selaku pengurus DKM Masjid Nurul ikhlas sudah mempersiapannya, yang terpenting menjaga protokol kesehatan yang telah diberikan acuan dari pemerintah, dengan memakai masker, menjaga jarak serta mencuci tangan sebelum masuk ke pekarangan masjid,” papar ustadz sukron salah satu DKM masjid yanh diwawancara awak media

Di tempat yang sama, Yudi selaku perwakilan RT 02, Mustika Jaya, mengapresiasi kepada DPC AWPI Kab. Bekasi dengan memberikan bantuan Hand Sanitizer serta menghimbau kepada masyarakat yang sedang sakit untuk tidak mengikuti solat Id berjamaah di masjid.

” Kami selaku perwakilan RT 02 kp. Kandang Mustika Jaya sangat mengapresiasi dan berterimakasih sekali kepada Tim AWPI dalam memberikan bantuan seperti hand sanitizer untuk jamaah masjid Nurul ikhlas,” ulasnya

Yudi pun menghimbau kepada warga masyarakat RT 02 jika ada warga yang sedang sakit dimohon untuk tidak menjalankan solat id berjamaah dimasjid. Agar dapat dimaklumkan untuk saat sekarang ini. 

Kami Perwakilan RT 02 Mustika Jaya Kota Bekasi beserta Pengurus DKM Masjid Nurul Ikhlas khususnya kepada masyarakat kami ucapkan Minal Aidzin Wal Faizin Mohon Maaf Lahir dan Batin.

AWPI Kab.Bekasi Tebar Handsanitizer ke Beberapa Masjid

Kota Bekasi,OPSI.ID – DPC Asosiasi Wartawan Profesional Indonesia (AWPI) Kabupaten Bekasi memberikan bantuan Hand Sanitizer ke beberapa titik masjid dan musolah untuk masyarakat yang menjalankan Sholat Idul Fitri diperbatasan Kota dan Kabupaten, khususnya Kecamatan Mustika Jaya yang telah dinyatakan zona hijau oleh Pemkot bekasi, Jawa Barat. Sabtu (23/5/2020).

Dari tiap masjid dan musolah diberikan hand Sanitizer sebanyak 8 botol yang diperuntukan untuk masyarakat yang akan menjalankan sholat Id dengan mengikuti protokoler kesehatan mengacuh pada ketentuan pemerintah Kota Bekasi, dalam hal ini DPC AWPI Kab. Bekasi membantu pemerintah dalam pencegahan serta memutus mata rantai virus Covid 19.

Ketua DPC AWPI Kab. Bekasi, Marzuki S, IP, MM, menyampaikan dengan pemberian bantuan Hand Sanitizer ke beberapa titik masjid khususnya diperbatasan kota dan kabupaten bekasi, yang dimana lembaga sosial harus membantu dalam segala aspek.

“karna bahwa AWPI ini hanya sebuah jembatan untuk memberikan suatu bantuan, karna jelas pers adalah lembaga sosial dimana kita harus membantu dalam segala aspek melalui comporate, CSR perusahaan, dinas dinas atau sumber dana yang kita jembatani,” ucapnya.

Dewan Penasehat DKM Masjid Jami Nurul Ikhlas, Ustadz sukron, menjelaskan dalam persiapan menjelang sholat Idul Fitri dengan mengikuti protokol kesehatan yang sudah diberikan oleh pemerintah kota Bekasi.

“Untuk masyarakat yang menjalankan sholat Id kami selaku pengurus DKM Masjid Nurul ikhlas sudah mempersiapannya, yang terpenting menjaga protokol kesehatan yang telah diberikan acuan dari pemerintah, dengan memakai masker, menjaga jarak serta mencuci tangan sebelum masuk ke pekarangan masjid,” papar ustadz sukron salah satu DKM masjid yanh diwawancara awak media

Di tempat yang sama, Yudi selaku perwakilan RT 02, Mustika Jaya, mengapresiasi kepada DPC AWPI Kab. Bekasi dengan memberikan bantuan Hand Sanitizer serta menghimbau kepada masyarakat yang sedang sakit untuk tidak mengikuti solat Id berjamaah di masjid.

” Kami selaku perwakilan RT 02 kp. Kandang Mustika Jaya sangat mengapresiasi dan berterimakasih sekali kepada Tim AWPI dalam memberikan bantuan seperti hand sanitizer untuk jamaah masjid Nurul ikhlas,” ulasnya

Yudi pun menghimbau kepada warga masyarakat RT 02 jika ada warga yang sedang sakit dimohon untuk tidak menjalankan solat id berjamaah dimasjid. Agar dapat dimaklumkan untuk saat sekarang ini. 

Kami Perwakilan RT 02 Mustika Jaya Kota Bekasi beserta Pengurus DKM Masjid Nurul Ikhlas khususnya kepada masyarakat kami ucapkan Minal Aidzin Wal Faizin Mohon Maaf Lahir dan Batin.

News And Viraltainment