Film

Bandung Akan Punya Festival Film Kelas Dunia

Rencana Ridwan Kamil Untuk Festival FIlm Bandung Budiana Rismawan / OPSI.ID

OPSI.ID, Bandung – Festival Film Bandung (FFB) menjadi agenda rutin tahunan dalam bidang pemberian penghargaan bagi insan perfilman nasional. Ke depan, FFB justru akan ditingkatkan menjadi festival film kelas dunia alias internasional.

Setelah menjadi festival internasional, nantinya para sineas dan insan film dunia akan dihadirkan dalam FFB. Sehingga, gaung FFB pun akan dikenal di kancah internasional, bukan hanya level nasional.

Hal itu menjadi keinginan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. Cita-citanya itu pun sudah disampaikan kepada para pengurus FFB yang datang ke Gedung Sate, Kota Bandung, pada Jumat, 12 Oktober 2018 siang.

Pria yang akrab disapa Emil itu mengatakan FFB bisa naik kelas dengan cara bertahap. Di level nasional, event itu bisa tetap digelar dalam dua tahun ke depan. Berikutnya, pada 2020, FFB bisa naik menjadi level Asia.

“Jadi diberesin dulu (tingkat) lokalnya, 2019 latihan dulu, nanti 2020 ajak Asia. Nanti suatu hari naik kelas jadi festival film dunia,” kata Emil.

Dengan menjadi level internasional, maka nama Bandung, Jawa Barat, bahkan Indonesia akan semakin dikenal dunia. Ujungnya, para sineas dan insan film dunia akan ke Bandung.

Melalui publikasi yang dilakukan secara internasional, nantinya akan berujung pada peningkatan ekonomi Bandung, termasuk Jawa Barat dan Indonesia secara keseluruhan.

“Makanya saya berani (menargetkan FFB) jadi level internasional,” ucap Emil.

Total Page Visits: 33 - Today Page Visits: 1

Ketua Umum FFB Eddy D. Iskandar menyatakan kesiapannya membawa FFB naik kelas. Tapi, hal itu memang harus dilakukan secara bertahap.

Sebab, butuh persiapan matang dan jangka panjang agar FFB bertaraf internasional. Apalagi, tidak mudah mendatangkan sineas dan insan film dunia untuk dihadirkan ke FFB nanti.

“Mungkin yang internasional kita rancang di 2020 nanti, tapi Asia (dulu),” tutur Eddy.

Jika pelaksanaan di tingkat Asia berjalan sukses, FFB akan melangkah ke tingkat selanjutnya hingga bisa menghadirkan insan film dari berbagai benua.

“Ini semua harus benar-benar dirancang dulu,” ujar Eddy.

FFB sendiri dalam beberapa tahun terakhir sebenarnya sudah melibatkan film asing dalam penghargaannya. Tapi, hal itu baru sebatas pemberian penghargaan tanpa menghadirkan sineas dan insan film asing.

Piagam penghargaan pun diberikan dengan cara diimpor kepada perusahaan film yang mendapat penghargaan. Sedangkan jika sudah naik level menjadi tingkat internasional, nantinya penghargaan bisa diberikan secara langsung saat FFB digelar di Bandung atau tempat lainnya.

Penulis:Budiana Rismawan

Editor :Iqbal Kukuh

Sumber :OPSI.ID