Site icon Opsi.ID

Banjir Demak, Dua Ribuan Orang Mengungsi

banjir demak

Petugas mengevakuasi warga korban banjir Demak, Jawa Tengah pada Jumat, 3 April 2026. (Foto: Ist)

Demak – Banjir melanda Kabupaten Demak, Provinsi Jawa Tengah pada Jumat, 3 April 2026 pukul 08.00 WIB. 

Dilaporkan, sedikitnya 2.839 orang mengungsi hingga Sabtu, 4 April 2026.

Banjir terjadi dipicu hujan berintensitas tinggi di wilayah hulu menyebabkan peningkatan debit air.

Hasil pendataan BNPB, lokasi pengungsian warga berada di Masjid Babu Rohim Dukuh Solondoko sebanyak 200 jiwa.

Masjid Rodhotul Janah Dukuh Solowere ada 500 jiwa, Kantor Kecamatan Guntur sebanyak 119 jiwa.

Tanggul Gobang ada 400 jiwa, serta sejumlah balai desa, musala, madrasah, dan rumah warga yang masih dalam pendataan lanjutan. 

Beberapa pengungsi dilaporkan dalam kondisi sakit dan mendapatkan penanganan dari dinas kesehatan setempat.

Banjir berdampak pada 8 desa di 4 kecamatan, yakni Kecamatan Guntur, Karangtengah, Wonosalam, dan Kebonagung. 

Tanggul jebol terjadi di Kecamatan Guntur, tepatnya di Desa Trimulyo pada dua titik di Dukuh Solondoko sepanjang kurang lebih 30 meter.

Baca juga: Bobby Nasution Beberkan Penyebab Banjir di Kota Medan

Dan Dukuh Solowere sepanjang sekitar 10 meter, serta di Desa Sidoharjo sepanjang kurang lebih 15 meter. 

Kondisi ini menyebabkan genangan air cukup tinggi, khususnya di Desa Trimulyo dan Desa Ploso dengan ketinggian mencapai 100–150 sentimeter.

Limpasan air juga terjadi di sejumlah wilayah seperti Desa Turitempel dan Desa Sumberejo di Kecamatan Guntur.

Serta Desa Solowire dan Desa Sarimulyo di Kecamatan Kebonagung.

Di Desa Sidoharjo, aliran air dari tanggul jebol menggenangi area persawahan warga. []

Exit mobile version