Kabar Lapangan

Hukuman Dari PSSI Buat Bobotoh Tersudutkan

Ketua Umum Viking Persib Club, Herru o di Stadion Persib, Senin, 24 September 2018. (OPSI.ID/ Budiana Rismawan)

OPSI.ID, Bandung – Sanksi dari Komisi Disiplin PSSI menuai keras dari berbagai elemen bobotoh. Salah satunya Bobotoh Maung Bandung Bersatu (Bomber).

Ketua Bomber Asep Abdul menyayangkan sanksi yang diberikan kepada Persib. Menurutnya, sanksi tersebut tidak adil.

“Ini terlalu berat dan tidak adil. Ini bukan efek jera buat kita,” ujarnya saat dihubungi wartawan, Selasa 2 Oktober 2018.

Menurutnya, di dalam gelaran Liga Indonesia tidak melulu laga Persib yang menelan korban. Sebelumnya, pada pertandingan lain pun pernah terjadi hal serupa.

“Harusnya bukan sanksi sesaat yang diberlakukan agar tidak ada kejadian lagi seperti ini,” tuturnya.

Sementara itu, ketua Viking Persib Club, Heru Djoko mengaku tidak pernah membayangkan sanksi yang bakal diterima bobotoh.

Total Page Visits: 49 - Today Page Visits: 1

Sanksi tersebut yakni dilarang mendampingi timnya saat tandang dan kandang selama sisa musim. Dan setengan musim di 2019.

“Bobotoh sulit menerima keputusan Komdis PSSI. Nggak nyangka hukuman yang dijatuhkan Komdis PSSI begitu berat. Sama sekali tidak ada ruang untuk bobotoh mendampingi timnya,” katanya.

Dalam hal ini, Heru mengatakan bobotoh yang paling disudutkan. Ia pun menilai hukuman tersebut tidak mendidik. Jauh dari harapan bobotoh yang sudah berjuang untuk membuat perdamaian antarsuporter tercipta.

“Kalau hanya bobotoh yang dihukum, jelas tidak mendidik. Komdis tidak melihat kasus tersebut secara jernih. Pasalnya prestasi Persib tengah berkibar dan berpeluang jadi juara. Hukuman ini membuat harapan bobotoh menguap,” ungkapnya.‎

Penulis:Kaivan Prakasa

Editor :Iqbal Kukuh

Sumber :OPSI.ID