Regional

Ini Lima Kepala Daerah di Jawa Barat yang Terjaring OTT KPK Sepanjang 2018

Infografik kepala daerah di Jawa Barat yang korupsi [OPSI.ID/Yudha Maulana]

OPSI.ID, Bandung РKomisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Jawa Barat. Kali ini, Bupati Cianjur, Irvan Rivano Muchtar.

Selain Irvan, KPK juga menangkap sederet kepala daerah lainnya di sepanjang 2018 ini. Siapa saja mereka ?

1. Bupati Subang, Imas Aryumningsih

Imas diusung oleh Partai Golkar untuk maju di pemilu. Ia terjerat hukum setelah terbukti menerima suap untuk izin prinsip pembangunan atau tempat usaha di Subang.

Semula, nominal yang dijanjikan untuk Imas mencapai Rp 1,5 miliar.

Namun, baru terealisasi Rp 337.

Imas pun divonus 6,5 tahun penjara, denda Rp 500 juta dan hak politik dicabut.

2. Bupati Bandung Barat, Abu Bakar

KPK mencokok Abu Bakar pada 10 April 2018. Sebelumnya, kepala daerah yang diusung tiga partai PPP, PKB dan PDI Perjuangan ini sempat memohon untuk tak diproses hukum, mengingat penyakit kanker yang dideritanya sehingga harus menjalani kemoterapi.

Pada malam yang sama, ia sempat menggelar konferensi pers yang membantah jika ia ditangkap dalam OTT KPK. Hingga akhirnya, Abu Bakar harus dibawa ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan.

Penyidik menemukan uang Rp 435 juta. Ia pun ditangkap beserta Weti Lembanawati, Adiyoto dan Asep Hikayat.

Diduga Abu Bakar meminta sejumlah uang dari kepala dinas di lingkungan Pemkab Bandung Barat untuk keperluan kampanye istrinya yang maju di Pilkada 2018.

3. Bupati Bekasi, Neneng Hassanah Yasin

Sepekan sebelum penangkapan Bupati Cirebon, KPK menjerat Bupati Bekasi, Neneng Hasannah Yasin.

KPK pada 22 Oktober 2018, memeriksa Neneng dalam kapasitasnya sebagai saksi untuk tersangka Direktur Operasional Lippo Group Billy Sindoro dalam penyidikan kasus suap pengurusan perizinan proyek pembangunan Meikarta di Kabupaten Bekasi.

KPK juga memeriksa tujuh tersangka lainnya, mereka adalah konsultan Lippo Group, masing-masing Taryudi dan Fitra Djadja Purnama, pegawai Lippo Group Henry Jasmen.

Ada pula sejumlah pejabat di Pemkab Bekasi, yakni Kadis PUPR, Jamaludin; Kadiskar Sahat MBJ Nahor; Kadis DPMPTSP, Dewi Tisnawati dan Kepala Bidang Tata Ruang Dinas PUPR, Neneng Rahmi.

Infografik kepala daerah di Jawa Barat yang korupsi [OPSI.ID/Yudha Maulana]
Infografik kepala daerah di Jawa Barat yang korupsi [OPSI.ID/Yudha Maulana]
Total Page Visits: 45 - Today Page Visits: 1

4. Bupati Cirebon, Sunjaya Purwadi Sastra

KPK menggiring Sunjaya ke Jakarta pada Rabu 24 Oktober 2018 petang.

Sebelumnya, KPK melakukan OTT di Kabupaten Cirebon dan mengamankan tujuh orang, termasuk Sunjaya yang diduga terlibat dalam praktek suap jual beli jabatan.

Mereka adalah Kepala dan Staf Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Cirebon beserta ajudan bupati.

Ketua KPK, Agus Rahardjo mengatakan, diduga ada dana yang mengalir dari kantong pengusaha ke bupati, terkait jabatan yang diperjualbelikan.

5. Bupati Cianjur, Irvan Rivano Muchtar

Irvan Rivano Muchtar menambah daftar kelam, kepala daerah di Jawa Barat yang dicokok KPK pada tahun 2018.

KPK menetapkan empat orang tersangka, diantaranya Irvan atas kasus dana alokasi pendidikan anggaran tahun 2018.

Irvan ditetapkan sebagai tersangka bersama Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Cianjur Cecep Sobandi, Kepala Bidang SMP di Dinas Pendidikan Kabupaten Cianjur Rosidin serta satu orang lain yang merupakan kakak ipar Irvan bernama Tubagus Cepy Sethiady.

Irvan bersama ketiga tersangka lainnya diduga menerima uang sebesar miliaran rupiah dari pemotongan Dana Alokasi Khusus pada Dinas Pendidikan Kabupaten Cianjur.

Pemotongan itu berlaku bagi 140 kepala Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Penulis:Yudha Maulana

Editor :Yudha Maulana

Sumber :OPSI ID