Interest

Jangan Putus atau Digigit Kalau Makan Mie Saat Imlek, Ini Filosofinya

Ilustrasi Mie [Dream]

OPSI.ID, Bandung – Siapa tak kenal mie? Makanan yang mudah didapat ini mungkin sudah menjadi santapan sehari-hari banyak orang di Indonesia. Apalagi mie instan.

Ya, penganan yang dibawa oleh budaya Tionghoa ini memang sudah dikenal lama. Tetapi, apakah kita tahu filosofi mie?

Mie menjadi sajian penting saat merayakan Imlek. Mie merupakan makanan khas Imlek yang memiliki makna mendalam.

China Highlights melansir, mie adalah simbol panjang umur. Alasan ini muncul tak lain karena bentuk mie yang panjang.

Mie juga bisa dilambangkan sebagai kebahagiaan dan rezeki yang tidak terputus.

Mie saat Imlek bisa dimasak menjadi berbagai menu, namun yang paling umum adalah dimasak berkuah. Ini bertujuan untuk memudahkan orang yang memakannya.

Total Page Visits: 36 - Today Page Visits: 1

Karena secara tradisional, ada cara makan mie yang ditentukan oleh orang Tiongkok.

Saat makan mie, disarankan untuk menyeruput hingga semua bagian mie masuk ke mulut, jangan memutus atau menggigit mie ketika masuk ke mulut karena bisa memutus keberuntungan dan makna yang seharusnya dibawa mie itu sendiri.

Jadi, jika ada sajian mie saat Imlek, jangan heran. Karena ternyata mie memiliki makna filosofis baik yang tak dapat dilepaskan dari tradisi warga Tionghoa, Demikian dikutip dari Fimela.

Penulis:Dian Ramadan

Editor :Dian Ramadan

Sumber :Berbagai Sumber