Surabaya – Anggota Komisi IX DPR RI, Lucy Kurniasari, menggelar kegiatan Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bersama mitra kerja di Graha ABCPS Perum YKP, Rungkut, Surabaya, pada Sabtu, (4/4).
Sosialisasi MBG ini juga turut dihadari oleh perwakilan Badan Gizi Nasional (BGN), Anggota DPRD Surabaya, Mochammad Machmud, serta ratusan peserta.
Program MBG merupakan salah satu inisiatif prioritas dalam rencana pembangunan nasional yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat secara luas. Program ini menargetkan kelompok prioritas utama, mulai dari peserta didik (TK hingga SMA, santri, dan siswa SLB) hingga kelompok non-peserta didik seperti ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.
Dalam sambutannya, Lucy Kurniasari menjelaskan bahwa meskipun sempat muncul kekhawatiran akibat informasi di media sosial, masyarakat pada umumnya memberikan respons positif terhadap program ini karena manfaatnya yang nyata.
“Program MBG menekankan konsumsi makanan bergizi sesuai standar dengan pengawasan masyarakat dan pengelolaan profesional. Selain meningkatkan gizi dan menurunkan stunting, MBG juga mendukung sektor pertanian, peternakan, dan UMKM,” ujar Lucy Kurniasari.
Lebih lanjut, beliau menegaskan bahwa tujuan jangka panjang dari program ini adalah menciptakan efek domino yang positif bagi bangsa. “Tujuannya adalah meningkatkan kesehatan, pendidikan, serta perekonomian melalui edukasi gizi dan penciptaan lapangan kerja,” tambahnya.
Peran DPR RI dan Penyelarasan Asta CitaSebagai anggota legislatif, Lucy memaparkan bahwa DPR RI memiliki peran krusial dalam keberlangsungan program ini, yang meliputi:
- – Persetujuan Anggaran: Memberikan lampu hijau bagi penggunaan anggaran negara untuk Program MBG.
- – Rekomendasi: Memberikan masukan terkait pelaksanaan teknis di lapangan.
- – Pengawasan: Melakukan evaluasi rutin terhadap pelaksanaan program agar tepat sasaran.
Program MBG juga selaras dengan misi Asta Cita, khususnya pada poin keempat mengenai penguatan pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM), pendidikan, dan kesehatan. Selain itu, keterlibatan sektor lokal dalam penyediaan pangan diharapkan mampu mendorong kemandirian bangsa melalui swasembada pangan. []
