Kabar Lapangan

Pelatih Persib : Sepakbola Bukan Perang

Pelatih Persib Mario Gomez (Eka/Opsi.id)

OPSI.ID, Bandung – Pelatih Persib Bandung, Roberto Carlos Mario Gomez cukup menyayangkan rivalias antara Persib Bandung dengan Persija Jakarta tidak hanya terjadi di atas lapangan yang melibatkan pendukung kedua tim.

Tidak sedikit kasus yang merujung aksi kriminalitas bahkan hilangnya nyawa seseorang. Terakhir, Haringga Sirla meninggal usai dikeroyok oknum bobotoh.

Menurutnya hal tersebut bukan menjadi tujuan sepakbola hingga menghilangkan nyawa seseorang.

“Argentina juga susah untuk pertandingan derby bagi tim. Tapi para pentonton duduk bersama untuk menonton and nothing.”

“Ini bukan hal yang bagus baik di sini ataupun sebelumnya. Saya pikir itu tidak akan pengaruh ke kompetisi karena itu terjadi di luar dan sudah ada polisi. Kriminal,” katanya.

Total Page Visits: 30 - Today Page Visits: 1

Gomez berharap kedepannya kedua pendukung tim bisa berdamai dan mengidamkan bisa menyaksikan pertandingan secara bersama-sama bahkan dengan keluarga tanpa kekhawatiran apapun.

“Saya harap di masa depan kita bisa bertanding sambil ditonton fans Persija dan fans Arema. Dan kita juga bisa pergi untuk menonton di Jakarta, di Malang di semua tempat. Kenapa engga? Ini football. Bukan war, football.”

“Memang di sini (lapang) ada adu mulut tapi tidak mengganggu. Contohnya di Barcelona Real Madrid ya, tapi fansnya ga berantem di stadion. Itu bedanya dan itu bisa jadi contoh untuk Indonesia. Untuk semuanya, bukan hanya kita tapi Jakarta, Malang, untuk semua.”

“Apakah kalian tidak ingin menonton di Jakarta bersama keluarga? Apakah nanti kalian bisa pergi? Bisa saja. Ini soal edukasi. Semuanya harus menekankan bahwa tidak ada kekerasan di luar lapang karena sepak bola. No fight. Fight inside, with the ball. Hanya yang bertanding yang fight di tribun engga, di tribun nonton. Ini pertunjukan sepak bola,” katanya.

Penulis:iqbal kukuh

Editor :Iqbal Kukuh

Sumber :OPSI.ID