Site icon Opsi.ID

Peringatan Hari Ibu, 29.500 Perempuan Peserta Sekoper Cinta dari 270 Desa di Jabar Dikukuhkan

Bandung – Sebanyak 29.500 orang wisudawati Sekoper Cinta dikukuhkan dalam rangkaian peringatan Hari Ibu tingkat Provinsi Jawa Barat ke-93 tahun yang digelar di Gedung Merdeka, Kota Bandung, Rabu 22 Desember 2021.

Para wisudawati berasal dari 270 desa di kabupaten Sumedang dan 25 desa dari kabupaten/kota lain di Jabar.

Gubernur Jabar Ridwan Kamil menuturkan pengukuhan tersebut menjadi semakin istimewa bagi seluruh perempuan di Jabar, karena bertepatan dengan Hari Ibu.

Hal ini membuktikan komitmen Pemda Provinsi Jabar melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) dalam meningkatkan softskill  perempuan di Jabar.

“Kemudian hari ini yang istimewa adalah wisuda Sekoper Cinta. Jawa Barat adalah provinsi yang sangat serius mengedukasi perempuan, apalagi dalam situasi menghadapi pandemi agar lebih tangguh,” ujar Ridwan Kamil.

Menurutnya, masa depan bangsa itu berada di pundak para ibu-ibu. Apabila semua perempuan (ibu-ibu) diberikan perhatian yang khusus, maka akan lahirlah generasi emas yang bisa membawa Indonesia menjadi negara maju.

“Karena masa depan cerah jika kita fokus pada SDM, kuncinya ada di ibu. Kalau ibu-ibunya cerdas dan tangguh maka turunannya juga akan unggul dan hebat membawa Indonesia maju,” imbuhnya.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Umum Sekoper Cinta Atalia Praratya Ridwan Kamil menyebut momentum Hari Ibu diharapkan bisa menjadi pelecut 29.500 wisudawati.

“Maka kini hari ibu menjadi momentum bersama untuk mendorong para ibu dan perempuan agar mengambil porsi dan peran yang lebih besar dalam pembangunan bangsa ini dengan menjadi perempuan yang berwawasan, berdaya, terampil, tidak pernah berhenti belajar dan mampu menjadi teladan,” ungkapnya.

“Dari sosok ibu kita belajar tentang cinta sejati, cinta tanpa pamrih, cinta tanpa syarat,” sebut Atalia.

Atalia berharap para wisudawati dapat menghadirkan energi positif bagi para ibu-ibu lainnya di Jabar. Hal itu berdasar dari pembinaan program Sekoper Cinta yang tepat sasaran melalui pelatihan memasak, menjahit hingga kelas kecantikan.

“Dari energi cinta tersebutlah yang kemudian terus menggerakkan kami semua untuk tidak lelah menghadirkan program kolaboratif berdampak baik bagi masyarakat,” ujarnya. []

Exit mobile version