Kabar Lapangan

Persib Dilema Pilih Stadion Untuk Laga Kandang

Pelatih Persib Bandung, Roberto Carlos Mario Gomez (Eka/OPSI.ID)

OPSI.ID, Bandung – Dilema sedang menghinggapi pelatih Persib Bandung Mario Gomez menentukan stadion untuk digunakan sebagai venue laga kandang Madura United pada komeptisi Liga 1 pekan ke-24.

Sebelumnya, palatih berdarah Argentina itu berencana bermain di Stadion Mandala Jayapura. Sayangnya keinginan tersebut menurutnya tidak disetujui manajemen.

Padahal, kata dia, stadion milik pemerintah kota Jayapura itu sangat tepat bagi Persib. Pasalnya, setelah melawan Madura United, langsung menghadapi Persipura Jayapura.

Jadi dalam hematnya, Supardi dkk memiliki waktu lebih untuk beristirahat karena tidak perlu melakukan perjalanan kembali.

“Kita ingin pergi ke Papua (stadion Mandala), tapi manajemen berkata tidak bisa,” ucap Gomez usai memimpin latihan di stadion Si Jalak Harupat, Jumat 5 Oktober 2018.

Mantan pelatih Johor Darul Takjim itu menuturkan jika manajemen lebih merekomendasikan bermain di stadion Marora, kandang Perseru Serui.

Namun pelatih asal Argentina ini tak menyetujuinya lantaran lapangan Stadion Marora dianggap tidak layak digunakan.

“Kami tidak bisa pergi kesana (Serui) karena lapangannya tidak bagus dan ketika kami terakhir bermain disana saya pernah katakan ini tempat indah tapi lapangan tidak bagus, di sana kecil dan jelek. Itu tidak baik untuk kami,” jelasnya.

Total Page Visits: 31 - Today Page Visits: 1

Gomez sendiri sudah mempunya opsi lain bila manajemen tidak mengabulkan keinginanya. Ia lebih memilih stadion Batakan Balikpapan.

“Tapi asisten saya Pak Away (Anwar Sanusi) dapat informasi dari PSSI kalau kami bisa bermain di Stadion Si Jalak Harupat. Tapi manajemen berkata tidak bisa,” tuturnya.

“Mereka bilang tidak bisa dan asisten saya bilang bisa. Saya tidak mengerti orang ini bicara seperti ini dan pihak lain berbicara lain,” katanya.

Menurut Mario, Stadion Si Jalak Harupat memang lebih baik untuk bisa menjamu Madura United karena masih berada di wilayah Bandung. Apalagi lapangan pun cukup memadai setelah dilakukan rehabilitasi.

“Yang pasti, kalau kami harus pergi dari luar Jawa, saya pilih Papua. Tapi kalau kami boleh bermain di dalam Jawa (selain Bandung), saya pilih tempat yang dekat di Surabaya, kampung asal Hariono (Gelora Delta Sidoarjo). Jika ada orang lain berbicara lain itu urusan mereka,” katanya.

Penulis:iqbal kukuh

Editor :Iqbal Kukuh

Sumber :OPSI.ID