Regional

Pesan Jusuf Kalla untuk 1994 Praja Muda IPDN Angkatan XXIX

Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla saat diwawancari awak media di Kampus IPDN, Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat

OPSI.ID, Sumedang – Wakil Presiden Jusuf Kalla melantik 1.994 Praja Muda Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Angkatan XXIX Tahun 2018 di Lapangan Parade IPDN Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jumat 2 November 2018.

“Sebagai kader Pamong Praja yang akan menjalankan tugasnya, apabila telah menyelesaikan pelatihan dan pendidikan di kampus revolusi mental ini, tentu akan mempunyai tugas pada kesempatan yang akan datang,” ujar pria yang akrab sidapa JK itu.

Selain itu, Menurut Jusuf Kalla, Sebagai calon Pamong Praja tentu akan menjadi ujung tumbak pemerintahan yang berhadapan langsung dengan masyarakat.

“Untuk menggembleng ilmu pengetahuan, semangat dan tentunya juga spirit dari kita semua, maka tentu  kita harapkan dari Praja Muda selama 4 tahun harus menjalakan mengikuti pendidikan secara disiplin dan secara etika pendidikan yang akan diangkat di masyarakat kedepan,” ucapnya.

JK mengatakan, sebagai bangsa yang besar dengan jumlah penduduk 250 Juta jiwa, tentunya akan membutuhkan pemimpin dari tingkat bawah hingga di tingkat atas.

“Kita semua mengetahui bahwa karir sebagai Pamong Praja merupakan karier berfaedah dan bemanfaat dan itu anugrah yang harus dilaksanakan di pendidikan ini dengan sebaik baiknya,” ucapnya.

Total Page Visits: 6 - Today Page Visits: 1

“Menjalankan otonomi pemerintahan yang baik, menjalankan demokrasi yang baik, keterbukaan yang baik, teknologi yang bail, Pamong Praja merupakan garda terdepan untuk mengetahui keinginan masyarakat dan untuk menyerahkan keinginan masyarakat.” ujarnya.

Nantinya, para Pamong Praja ini akan ditempatkan di luar daerah asalnya. Tujuannya, kata JK, agar setiap alumnus bisa mengetahui berbagai masalah yang terjadi di masyarakat.

“Praja bukan hanya belajar statistik pemerintahan saja, tetapi akan mempelajari sistem pemerintahan tapi belajar bangaimana bangsa yang besar ini, dan mempelajari perbedaan,  bahwa perbedan bukan melemahkan kita, tetapi akan memperkuat kita,” katanya.

Penulis:kiki andriana

Editor :yudha

Sumber :opsi.id