Site icon Opsi.ID

PSI Ingatkan Laporan Penanganan Parkir Liar ke JAKI, Jangan Cuma ABS

kevin wu

Anggota DPRD DKI Jakarta dari PSI, Kevin Wu. (Foto: Ist)

Jakarta – Penanganan parkir liar di Jakarta dikeluhkan warga. Laporan pun disampaikan ke aplikasi JAKI setelah ke lurah dan pejabat berwenang tidak merespons.

Sialnya, laporan ke JAKI justru ditindaklanjuti dengan menggunakan rekayasa artificial intelligence (AI).

Anggota DPRD DKI Jakarta dari PSI, Kevin Wu pun menyoroti laporan tersebut.

Kevin mengingatkan petugas agar tidak membuat laporan sekadar formalitas yang bukan berdasarkan kondisi sebenarnya di lapangan. 

“Ini sangat kita sayangkan. Kita berharap kinerja para petugas kita di lapangan ini adalah hasil nyata dari aduan tindak lanjut yang memang harus dipertanggungjawabkan,” katanya dilansir Rabu, 8 April 2026.

“Jangan hanya menggunakan laporan yang sifatnya asal bapak senang atau ABS ya,” kata Kevin di Gedung DPRD DKI Jakarta.

Kevin menyebutkan, laporan yang tidak sesuai fakta, apalagi jika diduga dimanipulasi menggunakan teknologi artificial intelligence (AI), merupakan bentuk pelanggaran serius dalam pelayanan publik. 

Tindakan tersebut sebagai pengkhianatan terhadap tugas yang seharusnya dijalankan aparat di lapangan.

“Pihak-pihak yang melakukan upaya seperti itu akan kita lakukan teguran,” katanya.

“Karena ini bentuk satu pengkhianatan. Bagi saya, tugas yang harusnya mereka kerjakan tapi dilakukan dengan cara seperti itu,” kata anggota Komisi A tersebut. 

Baca juga: WFH ASN Berlaku, DPRD DKI: Pengawasan Harus Diperketat!

Teknologi seharusnya kata dia, digunakan untuk mempermudah pelayanan kepada masyarakat, bukan untuk mengelabui. 

“Ini jangan sampai jadi preseden buruk,” ucap dia.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung telah meminta jajaran Inspektorat memeriksa anak buahnya mulai dari lurah hingga kepala suku dinas (Kasudin).

“Saya sudah meminta kepada Inspektorat untuk memeriksa apakah itu lurahnya, Lurah di Kalisari maupun Kasudin-nya,” kata Pramono. 

Pramono memastikan memberikan sanksi kepada siapa saja yang terbukti bersalah. 

Sebelumnya seorang warga DKI melalui media sosial threads mengeluhkan parkir liar di jalanan permukiman di Pasar Rebo, Jakarta Timur. 

Pemilik akun @seinsh menyebut, warga telah melaporkan persoalan parkir liar ke lurah. 

Sampai melapor melalui aplikasi JAKI. Sayangnya, laporan tidak kunjung dituntaskan.

Warga tersebut pun mengaku menerima bukti tindak lanjut yang diduga telah dimanipulasi menggunakan AI. 

“Ngurus masalah parkir liar di jalan kelurahan itu gimana ya? Warga protes langsung ke pelaku tidak berhasil, sudah lapor ke tingkat kelurahan tidak selesai, coba lapor lewat JAKI malah dikasih bukti palsu hasil edit AI,” tulisnya. []

Exit mobile version