News Selasa, 26 Juli 2022 | 15:07

24 UMKM dan 30 Industri Non UMKM Hadir di IWTCF 2022

Lihat Foto 24 UMKM dan 30 Industri Non UMKM Hadir di IWTCF 2022 Pelaku UMKM di Tanah Air. (Foto: Kemenparekraf)
Editor: Tigor Munte

Jakarta - Sebanyak 24 industri UMKM dengan konsep wellness village dan lebih dari 30 industri non UMKM akan hadir dalam penyelenggaraan International Wellness Tourism Conference & Festival (IWTCF) 2022 di Kota Solo, Jawa Tengah.

"Kalau kita bicara wellness Solo itu cocok banget karena konsepnya holistik jadi kebugarannya itu bisa menjadi bagian dari kehidupan kota, ternyata dengan konsep `Solo Wellness City: The City of Java Wellness`, kita me-launching IWTCF 2022 ini yang sekarang menjadi unstoppable trend, saat pandemi ini banyak masyarakat yang ingin lebih baik dan bugar," kata Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno, Senin, 25 Juli 2022.

IWTCF 2022 ini merupakan inisiatif dari Kemenparekraf, Indonesia Wellness Institute (IWI), dan Pemerintah Kota Surakarta.

Mengusung tema “Strategi Keberlanjutan untuk Pemulihan dan Pertumbuhan Pariwisata Dunia melalui Wisata Kebugaran (Wellness Tourism) untuk Semua”, penyelenggaraan event internasional ini bertujuan untuk mempromosikan Indonesia sebagai destinasi wellness tourism dan penghasil produk wellness, serta mendukung salah satu sektor prioritas G20, yaitu penguatan arsitektur kesehatan global. 

Sandiaga menjelaskan, UMKM dan industri non UMKM yang hadir pada event berskala internasional ini akan menampilkan produk-produk wellness dari 8 kategori wellness economy, di antaranya Healthy Eating, Nutrition, and Weight Loss; Physical Activities; Healthy Eating, Nutrition, and Weight Loss; Wellness Tourism; Traditional & Complementary Medicine; Public Health, Prevention, and Personalized Medicine; Wellness Real Estate; dan Mental Health.  

Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggara Kegiatan Kemenparekraf Rizki Handayani, menyampaikan IWTCF 2022 juga ini akan menghadirkan Wellness Experience Trip yang di dalamnya terdapat 9 paket One Day Trip di Solo Raya, Yogyakarta, dan Bali, serta 6 paket Over Night Trip di destinasi Jawa Tengah sampai Bali. 

Baca juga:

Biar dapat Banyak Benefit, Luhut Minta Pemerintah Daerah Masukkan UMKM ke e-Katalog

Wellness Experience Trip ini mengacu dari pola perjalanan wisata kebugaran "A Journey for Healthy Life" yang telah disusun dan diterbitkan oleh Kemenparekraf pada tahun 2020.

"Ada yang menarik, karena ditawarkan juga untuk fieldtrip yakni wellness trip baik ke Jawa Tengah maupun ke Bali dan ini juga ditawarkan dan experience-nya, karena diatur mulai dari makanan, perjalanan, aktivitasnya, jadi sangat menarik, jadi kegiatannya itu ada workshop  makanan sehat, workshop yoga, banyak produk wellnes dari UMKM , kita nanti punya wellness village," kata Rizki. 

Rizki berharap dengan diselenggarakannya IWTCF 2022, Indonesia bisa dikenal oleh wisatawan mancanegara dengan wellness tourism.

“Kami berharap setelah ini kita lebih dikenal lagi dan lebih banyak lagi wisatawan yang datang ke Indonesia untuk mencoba experience-experience wellness tourism di Indonesia,” kata Rizki. 

Direktur Wisata Minat Khusus Kemenparekraf Alexander Reyaan mengatakan Kemenparekraf menargetkan 300 peserta yang hadir secara offline, dan 1000 peserta yang hadir secara online pada event IWTCF 2022. 

"Sampai hari ini sudah lebih 50 persen yang sudah mendaftar. Bagi rekan-rekan yang ingin mengikuti kegiatan IWTCF kami harapkan untuk segera melakukan pendaftaran," kata Alexander. 

Informasi registrasi konferensi, workshop, dan Wellness Experience Trip program IWTCF 2022 dapat mengunjungi website resmi IWTCF 2022 pada www.iwtcf.com dan akun instagram di: @iwtcf.id. []

 

Berita Terkait

Berita terbaru lainnya