Apresiasi Ubedillah Badrun, Mardani Tantang KPK Usut Dugaan KKN Gibran dan Kaesang

Jakarta – Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Mardani Ali Sera menegaskan setiap orang harus diperlakukan sama di mata hukum, termasuk kepada dua putra Presiden Joko Widodo (Jokowi), Gibran Rakabuming dan Kaesang.

Hal itu diungkapkan Mardani saat merespons laporan dosen Universitas Negeri Jakarta, Ubedillah Badrun ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Laporan itu terkait dengan dugaan korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) terhadap relasi bisnis Gibran dan Kaesang dengan grup bisnis yang diduga terlibat pembakaran hutan.

Oleh karena itu, Mardani menantang keberanian KPK dalam mengusut pelaporan dugaan korupsi tersebut.

“Ini menjadi testing seberapa efektif, adil, produktif, dan seberapa kita mampu mengukuhkan Indonesia sebagai negara hukum dengan menganggap korupsi sebagai extraordinary crime,” kata dia dalam diskusi daring `KPK Akankah Mengusut Potensi Korupsi Anak Penguasa?` seperti dikutip akun YouTube Mardani Ali Sera, Minggu, 15 Januari 2022.

Lebih lanjut, dia mengapresiasi keberanian Ubedillah Badrun melaporkan kasus dugaan korupsi itu ke KPK.

“Tetapi perlu semuanya harus didasari oleh praduga tak bersalah. Tetapi pada saat yang bersamaan juga, patut diapresiasi ketika ada satu dua pihak yang berani untuk mengungkapkan dugaan korupsi yang dilakukan (Gibran dan Kaesang, red),” ujarnya.

Selain itu, anggota Komisi II DPR RI ini berharap data-data yang dimiliki Ubedillah dapat meyakinkan KPK untuk menindaklanjuti persoalan ini.

“Saya apresiasi keberanian Ubedillah Badrun. Mudah-mudahan datanya kuat, konstruksi hukumnya kuat sehingga membuat KPK punya alasan untuk menindaklanjuti,” tuturnya.

“Jadi, kita harus membangun ekosistem, di mana betul-betul terwujudlah Indonesia yang negara hukum, semua kedudukannya sama di dalam hukum termasuk kasus yang telah dilaporkan oleh Ubedillah Badrun,” ucap Mardani Ali Sera menambahkan.[]

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

News Anchor Bongkar Cerita di Balik Layar TV

Jakarta - Sederet pembaca berita alias news...

Video Bokep 19 Detik di Emperan Toko Magelang, Viral di Media Sosial

Jakarta - Sebuah video bokep berdurasi 19 detik berisi...

Foto: Achmad Megantara, Perankan Rangga di Sinetron Dewi Rindu

Jakarta - Aktor muda Achmad Megantara didaulat untuk berperan...

Aston Villa Buka Peluang Enam Wakil Premier League di Liga Champions

Jakarta, Opsi.id - Keberhasilan Aston Villa menjuarai UEFA Europa...

Kembali Berulah, Dua Residivis Maling di Mamuju Ditangkap Polisi

Mamuju - Kembali berulah, dua residivis maling, EG dan...

Hadir di Tengah Warga, Turjawali 2 Polres Gowa Kawal Aktivitas Pengisian BBM di SPBU

Gowa, OPSI.ID – Kesibukan masyarakat yang mengisi bahan bakar...

FIFA Terapkan 8 Aturan Baru di Piala Dunia 2026, Pelanggaran Ini Bisa Berujung Kartu Merah

Jakarta, OPSI.ID - Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) bersama...

Dadan Tersangka Korupsi MBG, Prabowo Kenang Pesan Sumitro

Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menegaskan pemerintah tidak akan...

Penrad Siagian Tegaskan UU ASN Diskriminatif: Sistem Merit Hanya Omong Kosong!

Jakarta – Anggota Komite I DPD RI, Penrad Siagian,...

Prabowo Usai Copot Dadan Hindayana Cs: Saya Tidak Mau Uang Rakyat Dicuri!

Jakarta, Opsi.id   – Presiden Prabowo Subianto mengirim pesan...

Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT Imigrasi Jakbar, Menteri hingga Dirjen Mengaku Tak Tahu Keberadaannya

Jakarta, Opsi.id  – Keberadaan Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan...

78 Tersangka Ditangkap dari Operasi Antik Toba, Modus Operandi Sistem Jaringan Berantai

Deli Serdang, Opsi.id- Polresta Deli Serdang menangkap sebanyak 78...

Berita Terbaru

Popular Categories