News Sabtu, 17 Januari 2026 | 15:01

August Hamonangan PSI Dorong Perumda Pasar Jaya Terapkan Larangan Penggunaan Kantong Plastik

Lihat Foto August Hamonangan PSI Dorong Perumda Pasar Jaya Terapkan Larangan Penggunaan Kantong Plastik Anggota Komisi C DPRD DKI Jakarta sekaligus Penasihat Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) August Hamonangan. Foto: Fraksi PSI DPRD DKI Jakarta.

Jakarta - Anggota Komisi C DPRD DKI Jakarta sekaligus Penasihat Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) August Hamonangan meminta jajaran Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar Jaya memulai larangan penggunakan kantong plastik untuk mengurangi tumpukan sampah yang menggunung di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur.

Hal itu ia bahas dalam Rapat Kerja (Raker) Komisi C DPRD DKI Jakarta dengan Perumda Pasar Jaya pada Selasa, 13 Januari 2026 kemarin, yang dihadiri oleh Direktur Utama (Dirut) Perumda Pasar Jaya Agus Himawan.

“Baru beberapa waktu lalu, itu kita sangat miris melihat keadaan sampah menggunung di Pasar Induk Kramat Jati. Padahal, tadi niatnya Pasar Induk Kramat Jati kan mau dijadikan contoh bagi pasar-pasar lainnya untuk mengelola sampahnya sendiri,” ujar August Hamonangan dalam rilis pers resmi dikutip Sabtu, 17 Januari 2026.

August mendorong agar jajaran Perumda Pasar Jaya bisa mengatasi permasalahan tumpukan sampah ini secepat mungkin.

“Nah, malah Pak Dirut, ini tolong dibantu juga jajaran direksi, Pak Dirut jangan jalan sendiri, jangan kerja sendiri,” ucap

Secara tegas August mengemukakan pendapatnya menyoal harus diterapkannya larangan menggunakan kantong plastik sesuai dengan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 142 Tahun 2019 tentang Kewajiban Penggunaan Kantong Belanja Ramah Lingkungan pada Pusat Perbelanjaan, Toko Swalayan, dan Pasar Rakyat

“Dari Dinas Lingkungan Hidup, sepertinya ada peraturan mengenai larangan memakai kantong plastik. Tapi hampir semua Pasar Jaya pedagangnya masih memakai kantong plastik,” ujarnya.

“Nah Pak Dirut, saya harap ini jangan dianggap sepele karena salah satu cita-cita Pasar Jaya itu harus melakukan edukasi kalau memang ada peraturan seperti ini, maka ke depannya perlu dilarang penggunaan kantong plastik,” kata August Hamonangan memungkasi. []

Berita Terkait

Berita terbaru lainnya