News Rabu, 13 April 2022 | 02:04

BNPT Duga Massa yang Bikin Ade Armando Babak Belur Terpapar Virus Takfiri

Lihat Foto BNPT Duga Massa yang Bikin Ade Armando Babak Belur Terpapar Virus Takfiri Dikrektur Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Ahmad Nurwakhid. (foto: Tangkapan layar).

Jakarta - Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menduga sejumlah massa yang membuat pegiat sosial media (sosmed) Ade Armando babak belur di tengah aksi 11 April 2022, telah terpapar virus takfiri.

Untuk diketahui, takfiri adalah suatu paham yang amat mudah mengafirkan orang ataupun pihak yang berbeda dan menghalalkan darah dianggap kafir.

"Menduga kuat para pelaku kekerasan terhadap Ade Armando tersebut terpapar virus takfiri yang mudah mengafirkan yang berbeda dan menghalalkan darah yang dianggap kafir," kata Direktur Pencegahan BNPT Ahmad Nurwakhid dalam keterangan resminya, Selasa, 12 April 2022.

Baca jugaVideo Pengeroyokan Ade Armando Tersebar, Denny Siregar: Kadrun Itu Bodoh Ya..

Ahmad merespons viralnya video di sosmed yang menampilkan sejumlah pelaku mengucapkan kalimat tauhid ketika melakukan tindak kekerasan terhadap dosen Universitas Indonesia (UI) itu. Bahkan, sebagian yang lain sambal bersorak `halal darah` Ade Armando.

Ahmad berpendapat, pandangan takfiri merupakan salah satu karakteristik kelompok radikal terorisme selama ini. Menurutnya, para pelaku teror, mudah melegitimasi segala tindak kekerasan yang dilakukan dengan mempolitisasi dan memanipulasi dalil agama.

Ahmad pun menilai tindak anarkisme di ruang publik bukan cara masyarakat yang beradab. Melainkan adalah ciri kelompok ekstremisme yang pro kekerasan.

Baca jugaNovel Bamukmin: Ade Armando Digebukin Kena Sumpahnya Sendiri

"Nampaknya pola ini sudah mempengaruhi masyarakat yang dengan mudah membawa dalil-dalil agama untuk membanggakan tindakan anarkisme ruang publik," ujarnya.

Ahmad mengaku menyesali penganiayaan para pelaku terhadap Ade di tengah aksi massa dan nuansa ibadah bulan Ramadan. Seharusnya, kata dia, umat Islam bisa menahan diri tidak hanya makan dan minum, tetapi mencegah kekerasan.

Ahmad melanjutkan, kekerasan atas nama apapun, termasuk dengan membajak dan memanipulasi ajaran agama merupakan kejahatan yang harus dikecam dan dikutuk.

"Ini menjadi pelajaran bagi kita bersama, terkadang seseorang mudah mendalihkan kekerasan dan halal darah seseorang untuk kepentingan tertentu" kata dia.

Saat ada aksi 11 April di depan DPR, Ade Armando dibuat babak belur oleh sejumlah massa. Bahkan, pembawa acara Cokro TV itu nyaris ditelanjangi. Kasus tersebut saat ini sedang didalami oleh pihak kepolisian. []

Berita Terkait

Berita terbaru lainnya