Daerah Kamis, 01 Januari 2026 | 19:01

Bukan Sekadar Seremoni, Anugerah Gapura Pancawaluya Jadi Motor Transformasi Karakter di Jabar

Lihat Foto Bukan Sekadar Seremoni, Anugerah Gapura Pancawaluya Jadi Motor Transformasi Karakter di Jabar Peraih Anugerah Gapura Pancawaluya Tahun 2025
Editor: Yohanes Charles

Bandung - Pemda Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Pendidikan (Disdik) menegaskan bahwa penyelenggaraan Anugerah Gapura Pancawaluya Tahun 2025 merupakan instrumen kebijakan strategis untuk mengakselerasi transformasi pendidikan karakter secara masif.

Langkah ini diambil sebagai bagian dari komitmen mewujudkan generasi Jawa Barat yang unggul.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat Purwanto, menyampaikan kegiatan tersebut bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan bentuk apresiasi produktif bagi satuan pendidikan yang berhasil mengimplementasikan nilai-nilai karakter dasar di lingkungan sekolah.

"Anugerah Gapura Pancawaluya adalah instrumen untuk mendorong budaya sekolah dan pembinaan karakter peserta didik. Penghargaan yang diberikan berfungsi sebagai insentif bagi sekolah untuk terus meningkatkan mutu lingkungan belajar mereka," ujar Purwanto di Kota Bandung, Kamis (1/1/2026).

Sinkronisasi dan Keberlanjutan Nilai

Purwanto menjelaskan bahwa keterlibatan jenjang pendidikan dasar sangat krusial untuk menjaga kesinambungan nilai. Meski secara manajerial SD dan SMP berada di bawah wewenang Kabupaten/Kota, Pemdaprov Jabar memiliki fungsi pembinaan dan orkestrasi nilai strategis.

Hal ini selaras dengan Surat Edaran Nomor: 45/PK.03.03/KESRA tentang 9 Langkah Pembangunan Pendidikan Jawa Barat Menuju Terwujudnya Gapura Panca Waluya. 

Selain itu, nilai-nilai Cageur, Bageur, Bener, Pinter, dan Singer telah dipayungi oleh Perda Nomor 5 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Pendidikan.

"Kami ingin memastikan nilai karakter tidak terputus secara struktural. Provinsi menjalankan fungsi sinkronisasi agar penguatan karakter ini mengakar sejak jenjang dasar hingga menengah, baik di bawah naungan Disdik maupun Kemenag," tambahnya.

Proses Terukur dan Transparan

Terkait opini mengenai proses yang instan, Disdik Jabar meluruskan bahwa tahapan Anugerah Gapura Pancawaluya 2025 telah berjalan secara sistematis dan terukur sejak pertengahan tahun 2025, meliputi:

- Agustus – September 2025: Sosialisasi masif secara tatap muka dan virtual ke seluruh Kabupaten/Kota.

- Agustus – Oktober 2025: Proses pendaftaran dan verifikasi administrasi.

- November 2025: Penilaian Tahap 1 (dokumen dan praktik awal).

- Desember 2025: Penilaian Tahap 2 dan 3 (pendalaman praktik baik) hingga penganugerahan pada 30 Desember 2025.

"Yang kami nilai bukan hasil instan saat acara berlangsung, melainkan praktik baik (best practice) pendidikan karakter yang sudah konsisten dijalankan oleh satuan pendidikan di lapangan," tegas Purwanto.

Apresiasi Atas Pengawasan DPRD

Pemdaprov Jabar mengapresiasi kritik dan pengawasan yang disampaikan oleh Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat.

Disdik Jabar memandang hal tersebut sebagai mekanisme evaluasi yang konstruktif untuk meningkatkan kualitas kebijakan publik.

"Kami memiliki visi filosofis yang sama dengan DPRD mengenai pentingnya nilai Pancawaluya. Kami sangat terbuka untuk dialog lanjutan guna memastikan program ini semakin tepat sasaran, transparan, dan berdampak luas bagi dunia pendidikan di Jawa Barat," tutupnya. []

Berita Terkait

Berita terbaru lainnya