News Minggu, 04 Januari 2026 | 00:01

DLH DKI Jakarta Tangani Timbulan Sampah Malam Tahun Baru Seberat 91,41 Ton

Lihat Foto DLH DKI Jakarta Tangani Timbulan Sampah Malam Tahun Baru Seberat 91,41 Ton Pembersihan timbulan sampah sisa malam Tahun Baru 2026. Foto: Humas Pemprov DKI Jakarta.

Jakarta - Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta Asep Kuswanto mengatakan pihaknya mencatat timbulan sampah sisa perayaan malam Tahun Baru 2026 mencapai 415 meter kubik atau setara 91,41 ton.

"Angka ini menurun signifikan dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 132 ton," kata dia dalam keterangan resmi dikutip Minggu, 4 Januari 2025.

Ia menyebut perayaan malam Tahun Baru 2026 berlangsung lebih sederhana dan reflektif dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, seiring kebijakan Pemprov DKI Jakarta terkait tanpa kembang api serta cuaca di beberapa lokasi juga sempat diguyur hujan.

Asep menerangkan, DLH DKI Jakarta melakukan penanganan sampah di sejumlah titik utama perayaan antara lain kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jalan Sudirman–MH Thamrin dan sekitarnya, Sarinah, Dukuh Atas, Semanggi, kawasan SCBD dan Bursa Efek Indonesia (BEI), Monas dan seluruh Jalan Medan Merdeka, Patung Pemuda Membangun, Lapangan Banteng, kawasan Istiqlal dan sekitarnya.

Asep Kuswanto mengatakan proses pembersihan dilakukan secara cepat dan terkoordinasi sejak malam hingga dini hari.

Ia berujar, meski jumlah pedagang kaki lima (PKL) meningkat dan hujan ringan sempat turun sehingga pembersihan harus lebih banyak dilakukan secara manual menggunakan sapu dan pengki.

"Seluruh area perayaan dapat ditangani dengan baik. Basahan hujan membuat sampah menempel di permukaan jalan, serta menambah berat sampah karena mengandung air," ujarnya.

Ribuan petugas kebersihan kami kerahkan dengan dukungan armada pengangkut sampah agar Jakarta kembali bersih sebelum aktivitas warga dimulai. Menjelang subuh, seluruh area sudah tuntas dibersihkan dan Jakarta kembali kinclong,” ujar Asep lagi.

Ia menambahkan, penurunan timbulan sampah tidak terlepas dari kebijakan pelarangan kembang api, kondisi cuaca, serta konsep perayaan Tahun Baru yang lebih sederhana dan bermakna.

DLH DKI Jakarta juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para petugas kebersihan yang tetap bekerja menjaga wajah kota.

Asep juga mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah berpartisipasi aktif menjaga kebersihan dengan mengurangi timbulan sampah serta membuang sampah pada tempat yang telah disediakan.

Kesadaran warga ini sangat membantu dan menjadi kunci terciptanya perayaan yang tertib, nyaman, dan bersih,” katanya.

Diketahui, Perayaan Tahun Baru 2026 di Jakarta digelar dengan pendekatan reflektif melalui doa bersama sebagai wujud empati terhadap masyarakat yang terdampak bencana alam di Sumatra Barat, Sumatra Utara, dan Aceh.

"Semangat kepedulian dan kebersamaan tersebut sejalan dengan upaya menjaga kebersihan, ketertiban, serta nilai-nilai kemanusiaan di ruang publik Jakarta," kata Asep. []

Berita Terkait

Berita terbaru lainnya