Hiburan Rabu, 04 Februari 2026 | 00:02

Film Para Perasuk Karya Wregas Bhanuteja Raih Apresiasi di Sundance Film Festival 2026

Lihat Foto Film Para Perasuk Karya Wregas Bhanuteja Raih Apresiasi di Sundance Film Festival 2026 Film Para Perasuk di Sundance International Film Festival 2026. (Foto: Istimewa)
Editor: Eno Dimedjo

Jakarta - Film terbaru karya Wregas Bhanuteja berjudul Para Perasuk (Levitating) persembahan Rekata Studio baru saja menggelar penayangan perdana di ajang bergengsi Sundance International Film Festival 2026.

Dalam pemutaran yang berlangsung pada 24 Januari 2026 waktu Amerika Serikat, film ini mendapat sambutan meriah hingga standing ovation dari para penonton.

Sambutan hangat tersebut menjadi awal baik perjalanan Para Perasuk yang segera tayang di bioskop Indonesia. Film ini dibintangi oleh Angga Yunanda, Maudy Ayunda, Bryan Domani, Chicco Kurniawan, serta superstar internasional Anggun.

Di Sundance 2026, Para Perasuk berkompetisi dalam program World Cinema Dramatic Competition, menandai pertama kalinya film Indonesia masuk seleksi program tersebut dalam 13 tahun terakhir.

"Kami memulai langkah pertama film Para Perasuk di Sundance Film Festival dengan penuh semangat," ujar produser Iman Usman, dikutip Opsi pada Rabu, 4 Februari 2026.

"Harapannya semoga film ini bisa bertemu dengan lebih banyak penonton dari berbagai negara setelah ini," katanya.

Film ini mengeksplorasi kisah pencarian obsesif seorang anak muda bernama Bayu untuk menjadi perantara roh, di tengah ancaman kekuatan luar terhadap desanya. Wregas Bhanuteja menampilkan fenomena kerasukan bukan sekadar sebagai hal eksotis, melainkan pengalaman komunal masyarakat.

"Kerasukan dan adanya ritual sambetan di film ini ditampilkan sebagai pengalaman komunal sehari-hari, momen di mana orang-orang keluar dari rutinitas mereka, melepaskan tekanan, dan terhubung kembali dengan sesama," tutur Wregas.

Selain sambutan penonton, film ini juga mendapat ulasan positif dari media internasional. Screen Daily menulis bahwa Anggun tampil memukau dan menyebut karya Wregas sebagai kisah quasi-coming-of-age yang energetik, memberikan pencerahan sekaligus kecerdasan artistik.

Penonton umum di Sundance pun memberikan apresiasi tinggi. Akun Letterboxd bradf13 menyebut film ini "luar biasa keren" dan harus ditonton di bioskop, sementara akun SWeidman112 menilai film ini jenius dengan cerita imajinatif, ramah penonton, serta jajaran pemeran yang mendalami peran dengan baik.

Sundance International Film Festival sendiri merupakan festival film independen terbesar di dunia yang pertama kali digelar pada 1978. Tahun ini berlangsung pada 22 Januari hingga 1 Februari 2026, dengan Para Perasuk terpilih dari 16.201 film yang diajukan dari 164 negara, termasuk 2.579 film panjang internasional.

Film ini berkompetisi dengan sembilan film lainnya di program World Cinema Dramatic Competition. Sebelumnya, Wregas juga pernah berkompetisi di Sundance 2020 lewat film pendek Tak Ada yang Gila di Kota Ini.

Baca juga: Film Esok Tanpa Ibu (Mothernet) Resmi Tayang di Bioskop

Baca juga: Sinopsis Film Esok Tanpa Ibu (Mothernet), Dibintangi Dian Sastrowardoyo hingga Ringgo Agus

Film Para Perasuk segera tayang di bioskop Indonesia. Informasi terbaru mengenai film ini dapat diikuti melalui akun Instagram resmi @filmparaperasuk dan @rekatastudio. []

 

Berita Terkait

Berita terbaru lainnya