News Sabtu, 29 November 2025 | 16:11

Jansen: Semoga seluruh politisi, pejabat dan penegak hukum di Sumut hartanya terkena bencana

Lihat Foto Jansen: Semoga seluruh politisi, pejabat dan penegak hukum di Sumut hartanya terkena bencana Waskjen DPP Partai Demokrat Jansen Sitindaon. (Foto: Ist)
Editor: Tigor Munte

Medan - Politisi Partai Demokrat Jansen Sitindaon lewat media sosialnya bikin unggahan yang menohok terkait bencana banjir dan longsor yang melanda Sumut.

Wasekjen DPP Partai Demokrat itu bilang begini pada Jumat, 28 November 2025: "Semoga seluruh politisi, pejabat dan penegak hukum di Sumut saat ini rumah, tanah atau hartanya terkena bencana dan banjir ini. Saya sudah kena. Rumah kami sudah tenggelam. Harta benda kami sudah kena. Biar timbul kesadaran kita bersama untuk memperbaikinya".

Menurut dia,penyebab utama banjir dan bencana saat ini adalah karena semua politisi termasuk dirinya, pejabat dan penegak hukum yang ada di Sumut dan/atau pejabat atau politisi yang berasal dari Sumut yang saat ini ada di pusat membiarkan, melindungi bahkan mem-backup kerusakan lingkungan yang terjadi bertahun-tahun.

"Ini adalah akibatnya. Hujan berhari-hari itu memang turunnya dari langit, namun batang-batang pohon yang terbawa air dan gundulnya hutan itu tangan manusia yang membuatnya, bukan dari langit. Kita para politisi dan pembuat kebijakan inilah yang membiarkannya bahkan menerbitkan izin untuk dia ditebang dan dirusak," tukas dia.

Jansen mengatakan, setelah penanganan bencana ini selesai dia mendesak semua Ketua Partai di Sumut, Gubernur, seluruh Bupati/Walikota harus duduk bareng merumuskan ulang pembangunan di Sumut. 

"Dan menghentikan kerusakan lingkungan ini. Tanpa itu, bencana ini akan terulang kembali. Bahkan mungkin lebih besar," katanya mengingatkan.

Atas kejadian yang memakan banyak korban jiwa dan harta benda ini, Jansen berharap semua politisi, pejabat dan penegak hukum di Sumut wajib meminta maaf ke rakyat Sumut. 

"Karena kebijakan dan/atau pembiaran yang kita lakukanlah yang membuat bencana ini terjadi. Saya pribadi memohon maaf," katanya. []

Berita Terkait

Berita terbaru lainnya