News Jum'at, 14 Januari 2022 | 15:01

Jokowi Resmikan Bendungan Bintang Bano, yang Habiskan Dana Rp 1,44 T

Lihat Foto Jokowi Resmikan Bendungan Bintang Bano, yang Habiskan Dana Rp 1,44 T Presiden Jokowi bersama jajarannya meresmikan Bendungan Bintang Bano di NTB, Jumat, 14 Januari 2022. (foto: Setkab).

Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi meresmikan Bendungan Bintang Bano di Kabupaten Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), Jumat, 14 Januari 2022. Bendungan ini dibangun dengan menghabiskan anggaran mencapai Rp 1,44 triliun. 

Presiden Jokowi bersama rombongan sempat menyusuri bendungan dengan perahu kayu milik Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

"Bendungan Bintang Bano ini adalah bendungan ke-29 yang telah kita resmikan sejak 2015. Insyaallah nanti pada akhir 2024 total bendungan yang akan diselesaikan ada 57 bendungan di seluruh Indonesia," kata Presiden Jokowi di Bendungan Bintang Bano, Sumbawa Barat, Jumat, 14 Januari 2022.

Menurut Presiden Jokowi, bendungan tersebut dibutuhkan untuk menunjang ketahanan pangan Indonesia.

"Kemandirian pangan, kedaulatan pangan itu hanya akan bisa terjadi kalau di seluruh provinsi ini ada air. Kuncinya ada air, dan air itu ada kalau kita memiliki bendungan yang sebanyak-banyaknya," ucap Presiden Jokowi.

Dalam catatan Presiden Jokowi, Bendungan Bintang Bano dibangun sejak 2015 dengan menghabiskan biaya Rp 1,44 triliun.

"Bendungan ini adalah satu dari enam bendungan yang dibangun di Provinsi Nusa Tenggara Barat. Dua bendungan yang telah kita resmikan, yaitu Bendungan Tanju dan Bendungan Mila yang kita resmikan di 2018," ujarnya.

Presiden Jokowi berharap dengan peresmian Bendungan Bintang Bano, maka ketersediaan air di Sumbawa Barat dapat mendukung ketahanan pangan di Provinsi NTB sekaligus bisa memenuhi kebutuhan air baku.

"Khususnya di wilayah-wilayah kering yang ada di Provinsi NTB. Bendungan Bintang Bano ini memiliki kapasitas tampung yang sangat besar, sebanyak 76 juta meter kubik, dengan luas genangan 256 hektare, dan mampu mengairi sawah 6.700 hektare," kata Presiden Jokowi.

Berdasarkan keterangan di situs resmi Kementerian PUPR, Bendungan Bintang Bano telah dibangun dalam dua tahap, di mana tahap I dilaksanakan pada 2015-2019 dengan anggaran Rp 996,7 miliar dan tahap II pada 2020-2021.

Pembangunan Bendungan Bintang Bano tahap II dilaksanakan PT Brantas Abipraya-PT Hutama Karya-PT Bahagia Bangun Nusa (KSO) dengan anggaran Rp 441,4 miliar.

Bendungan Bintang Bano merupakan salah satu dari 61 bendungan yang menjadi Proyek Strategis Nasional (PSN). Di samping Bendungan Bintang Bano, terdapat lima bendungan PSN lain di Provinsi NTB. []

Berita Terkait

Berita terbaru lainnya