News Kamis, 20 Januari 2022 | 12:01

Jokowi Tak Khawatir Proyek Ibu Kota Negara Dihentikan Presiden Berikutnya

Lihat Foto Jokowi Tak Khawatir Proyek Ibu Kota Negara Dihentikan Presiden Berikutnya Presiden Joko Widodo atau Jokowi. (foto: @setkabgoid).

Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengatakan pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, butuh waktu sekitar 15-20 tahun hingga bisa selesai sempurna.

Presiden Jokowi mengaku tidak khawatir proyek jangka panjang itu dihentikan presiden berikutnya, karena sudah diatur undang-undang.

"Sudah disepakati oleh delapan fraksi di DPR. Artinya, suara mayoritas kekuatan politik di DPR menghendaki perpindahan ibu kota negara," ujar Jokowi dalam pertemuannya dengan beberapa pemimpin redaksi media massa di Istana Kepresidenan, Jakarta, dikutip dari CNNIndonesia.com pada Kamis, 20 Januari 2022.

Dia pun mengungkap perihal asal-usul nama Nusantara untuk IKN. Menurutnya, nama tersebut dipilih setelah menyerap aspirasi dari berbagai pihak.

Pada kesempatan itu, Jokowi juga membeberkan kriteria ciri-ciri kandidat calon Kepala Otorita IKN Nusantara. Dia berkata, kandidat Kepala Otorita IKN Nusantara yang selevel menteri itu tentunya harus memiliki kemampuan di bidang arsitektur dan berpengalaman memimpin daerah.

Namun, presiden enggan mengungkap nama sosok yang akan ia pilih sebagai Kepala Otorita IKN. Jokowi hanya membocorkan ciri-ciri dari kandidat tersebut.

"Paling tidak pernah memimpin daerah dan punya background arsitek," ujarnya.

Para peserta pertemuan pun sempat bertanya ke Jokowi, apakah kandidat itu bersuku Sunda. Jokowi hanya membalas pertanyaan tersebut dengan senyuman.

Sebelumnya, pemerintah memutuskan untuk memindahkan ibu kota negara dari DKI Jakarta ke IKN Nusantara. Niat itu telah disahkan melalui Undang-Undang IKN.

IKN Nusantara tidak akan dipimpin oleh kepala daerah, melainkan oleh otorita. Kepala Otorita IKN Nusantara adalah pejabat setingkat menteri yang dipilih presiden untuk menjabat selama lima tahun.

Sejumlah nama kandidat pernah disebut Jokowi pada Maret 2020. Mereka adalah Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, Bambang Brodjonegoro, Tumiyono, serta Azwar Anas. []

 

Berita Terkait

Berita terbaru lainnya