News Rabu, 21 Januari 2026 | 19:01

Judistira Hermawan Golkar Kritisi Darurat Sampah di Kelurahan Penggilingan Jaktim

Lihat Foto Judistira Hermawan Golkar Kritisi Darurat Sampah di Kelurahan Penggilingan Jaktim Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Golkar Judistira Hermawan atau Wawan dalam rangka pembahasan monitoring dan evaluasi (Monev) hasil reses 2025 dan rencana realisasi APBD 2026 di Gedung DPRD DKI pada Rabu, 21 Januari 2026. Foto: Morteza Syariati Albanna.
CTYPE html>

‎Jakarta - Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Golkar Judistira Hermawan atau Wawan menyoroti kondisi darurat sampah di Kecamatan Cakung, khususnya di Kelurahan Penggilingan, Jakarta Timur (Jaktim).

‎"Boleh dikatakan ini darurat sampah," kata Judistira Hermawan dalam Rapat Kerja Komisi D DPRD DKI Jakarta dalam rangka pembahasan monitoring dan evaluasi (Monev) hasil reses 2025 dan rencana realisasi APBD 2026 di Gedung DPRD DKI pada Rabu, 21 Januari 2026.

‎Wawan mendengar kabar, Lurah Penggilingan yang baru justru menutup tempat penampungan sampah sementara yang ada di dekat rumah susun (rusun), lalu dialihkan ke Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

‎"Yang mungkin lurah yang baru ini tidak mengetahui pola penampungan sampah, sehingga dia minta saja itu ditutup, sehingga ditutuplah oleh suku dinas (Sudin)," ucap Ketua Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta itu.

‎"Nah, sampah-sampah ini Pak Dudi, semuanya dialihkan ke TPS3R yang ada di kawasan terakhir itu. Ini ditutup, dialihkan ke TPS3R," ujar dia lagi.

‎Menurut dia, TPS3R yang ada saat ini belum bisa menampung berbagai macam sampah dari tiga kelurahan yang ada di Kecamatan Cakung, salah satunya di Penggilingan.

‎Alhasil, ujar Wawan, seluruh sampah di TPS3R dalam kondisi penuh dan menumpuk.

‎"Kemudian tiga hari semua pengangkutan sampah itu diam di situ sehingga kita darurat sampah. Di sini boleh dikatakan, di Penggilingan ini ada darurat sampah," tuturnya.

‎"Nah, tolong bisa dijelaskan oleh Pak Dudi, ini bagaimana mekanismenya ke depan? Apakah tetap ke TPS3R, yang tidak cukup menampung sampah dari tiga kelurahan ini di Kecamatan Cakung, atau mau seperti apa?" ucapnya menekankan.

‎Wawan juga mendapatkan informasi, soal rencana sampah di sana hendak dipilah untuk selanjutnya dikirim ke Pasar Yogyakarta dan sebagian hendak dikirim ke RDF Rorotan.

‎"Tolong, mungkin saya perlu penjelasan, agar masyarakat sekarang tidak aneh. Ini bingung nih sampah di Kelurahan Penggilingan," ujar dia.

‎Menurut dia, problem darurat sampah di Penggilingan ini harus diselesaikan dengan solusi tepat dan langkah yang cepat. Wawan berharap persoalan ini tidak menjalar ke daerah lain di Jakarta.

‎"Kita dukung Pak Dudi, tapi tinggal kita hitung kapasitasnya. Jadi, rasanya ini perlu langkah cepat Pak Dudi," kata Judistira Hermawan.

Berita Terkait

Berita terbaru lainnya