Daerah Rabu, 16 Februari 2022 | 07:02

Kampung KB Tingkatkan Taraf Hidup Warganya

Lihat Foto Kampung KB Tingkatkan Taraf Hidup Warganya Wakil Wali Kota Cirebon Eti Herawati. (Foto: Ops/Charles)
Editor: Yohanes Charles

Cirebon – RW 5 Kedungkrisik Utara, Kelurahan Argasunya, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon, ditetapkan sebagai Kampung Keluarga Berencana (Kampung KB).

Penetapan itu dilakukan oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPPAPPKB) Kota Cirebon.

Kampung KB yang diberi nama Baraya ini akan jadi wadah terintegrasinya program lintas sektor untuk masyarakat.

“Harapan kami setelah diresmikan taraf hidup masyarakatnya lebih baik,” kata Wakil Wali Kota Cirebon Eti Herawati usai meresmikan Kampung KB tersebut, Selasa 15 Februari 2022. 

Eti meminta, instansi terkait bergotongroyong mewujudkan visi, misi, dan target Kampung KB. Ia berharap para kader konsisten menjalankan program-program yang telah disusun bersama-sama. 

“Harus saling mendukung dan bersinergi agar program berjalan optimal,” katanya.

Menurut Eti, program di instansi terkait yang bersentuhan langsung dengan masyarakat wajib melibatkan kader Kampung KB.

Sehingga manfaat dibentuknya Kampung KB dapat dirasakan masyarakat.

“Keberhasilan Kampung KB ada di tangan masyarakat dan instansi terkait,” kata Eti. 

Di tempat yang sama, Kepala DPPPAPPKB Kota Cirebon, Suwarso Budi Winarno, menjelaskan, RW 5 Kedungkrisik Utara merupakan Kampung KB yang ke-14 sejak pertama dicanangkan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo beberapa tahun 

lalu. 

“Dari total 22 kelurahan di Kota Cirebon, baru 14 yang sudah dibentuk,” ungkap Budi.

Kampung KB di RW 5 Kedung Krisik Utara akan menjadi wadah bagi lintas sektor baik pemerintah atau swasta dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat berbasis keluarga.

Kampung KB ini juga dibarengi dengan program Peningkatan Peranan Wanita Menuju Keluarga Sehat dan Sejahtera (P2WKSS).

“Ini bagian dari upaya pengembangan, penguatan keluarga,” ujarnya.

Budi menambahkan, pihaknya telah menyusun program untuk setahun. Program itu diantaranya Sekolah Perempuan Capai Impian dan Cita-cita (Sekoper Cinta), pelatihan mengelola keuangan bekerjasama dengan BJB dan penyediaan bak sampah. 

“Sudah dibuat timeline programnya, tinggal dijalankan oleh seluruh kader,” katanya.

Lebih lanjut Budi mengatakan, Kampung KB di RW 5 Kedung Krisik Utara memiliki 100 keluarga binaan. Mereka akan terlibat langsung dalam program-program tersebut. []

Berita Terkait

Berita terbaru lainnya