Kasus Penodaan Agama Jenderal Dudung Abdurahman Masuk Tahap Pengembangan

Jakarta – Koalisi Ulama, Habib dan Pengacara Anti Penodaan Agama ( KUHAP APA) memastikan kasus dugaan penodaan agama yang menyandung KSAD Jenderal Dudung Abdurachman telah masuk tahap pengembangan.

Hal itu diungkapkan Koordinator KUHAP APA, Damai Hari Lubis usai klien mereka, A. Syahruddin, selaku pelapor kasus tersebut menjalani pemeriksaan di Pusat Polisi Militer (Puspomad) pada Rabu, 9 Februari 2022.

“Pemeriksaan oleh penyidik Puspomad, sebagai tahapan pengembangan/tindak lanjut proses hukum tingkat penyelidikan akan adanya aduan atau laporan dari saksi pengadu/pelapor terkait ucapan “Tuhan kan Bukan Orang Arab”,” kata Hari Lubis, dikutip Opsi pada Kamis, 10 Februari 2022.

Damai Hari Lubis menegaskan, pemeriksaan tersebut merupakan tindak lanjut materi laporan yang dilayangkan klien KUHAP APA. Lantaran itu, dalam pemeriksaan pihaknya turut menyerahkan sejumlah barang bukti.

“Pada kesempatan pemeriksaan kemarin Rabu, 9 Februari 2022, adalah sebagai proses tindak lanjut materi laporan, maka Kami tim KUHAP APA telah menyerahkan kepada penyidik beberapa Barang Bukti/BB,” katanya.

 KSAD Dudung Abdurachman. (Foto: dok. TNI AD)

Bukti-bukti yang diserahkan, kata Hari Lubis, antara lain adalah satu buah flashdisk berisi video YouTube podcast milik Deddy Corbuzier dengan durasi lengkap, serta cuplikan video podcast tersebut yang memuat pernyataan “Tuhan bukan orang Arab” dari Dudung Abdurachman.

Selain itu, ada pula 6 berkas pemberitaan di media online terkait objek materi laporan tersebut.

A. Syahrudin selesai menjalani berita acara pemeriksaan (BAP) dengan menjawab 40 pertanyaan dalam pemeriksaan yang dimulai sekitar pukul 10.00 WIB pagi dan berlangsung hingga Rabu malam sekitar pukul 22.00 WIB tersebut.

“Proses pemeriksaan oleh penyidik POMAD pada pembuatan BAP kemarin terhadap pelapor  berjalan lancar, kooperatif dan profesional, serta tidak ada intrik-intrik intimidasi sama sekali, melainkan proporsional,” kata Damai Hari Lubis.

“Selanjutnya kemarin kami diminta untuk hadirkan 2 orang saksi pelapor yaitu sdr. A. dan H.AA yang direncanakan pembuatan BAP-nya pada hari Jumat, 11 Februari 2022,” tutur dia.

 KSAD Dudung Abdurachman. (Foto: dok. TNI AD)

Diberitakan sebelumnya, KSAD Jenderal Dudung Abdurachman dilaporkan KUHAP APA atas dugaan penodaan agama secara verbal yang dilakukan saat KSAD hadir sebagai bintang tamu di porgram podcast milik Deddy Corbuzier.

Ucapan Dudung mengenai “Tuhan kan bukan orang Arab” yang diucapkan di podcast tersebut, dianggap menyakiti hati umat Islam.

Sementara Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa memastikan Pusat Polisi Militer (Puspomad) menindaklanjuti laporan masyarakat terhadap Dudung Abdurachman selaku anak buahnya.

Baca juga: Puspomad Usut Kasus Dudung Abdurachman, Koalisi Ulama Apresiasi Andika Perkasa

Baca juga: Jenderal Andika Perkasa Akan Pecat Prajurit TNI yang Terlibat Kekerasan | opsi.id/

Andika menegaskan, tindak lanjut tersebut telah dilakukan sejak Senin, 31 Januari 2022 lalu. []

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

News Anchor Bongkar Cerita di Balik Layar TV

Jakarta - Sederet pembaca berita alias news...

Video Bokep 19 Detik di Emperan Toko Magelang, Viral di Media Sosial

Jakarta - Sebuah video bokep berdurasi 19 detik berisi...

Foto: Achmad Megantara, Perankan Rangga di Sinetron Dewi Rindu

Jakarta - Aktor muda Achmad Megantara didaulat untuk berperan...

Dihina Gurunya, Siswi SMP di Medan Didatangi Polisi

Medan - Seorang siswi SMP Negeri 28 Kota Medan,...

Masih Syuting, Sunil Samtani Ungkap Jadwal Tayang Film Pengabdi Setan 2: Communion

Jakarta - Produser Rapi Films, Sunil Samtani, membeberkan jadwal...

Lafa Pratomo Rilis Single Bukan Kendalimu, Kolaborasi Hursa dan Nadhif Basalamah

Jakarta - Produser musik Lafa Pratomo kembali memperlihatkan konsistensi...

Feel Koplo Rilis Maxi Single .dom dalam Format Audio Visual

Jakarta - Trio dangdut elektronik Feel Koplo resmi merilis...

Urus Paspor Makin Mudah, Imigrasi Cirebon Hadirkan Layanan PASPORIA di Ruang Publik

Cirebon – Masyarakat yang ingin mengurus paspor kini memiliki akses...

Unhas Anugerahkan Gelar Doktor Honoris Causa untuk Xanana Gusmao, Ini Alasannya

Makassar, OPSI.ID - Universitas Hasanuddin (Unhas) akan menganugerahkan gelar Doctor...

Nova Arianto Bidik Laos, Garuda Muda Benahi Finishing Usai Ditahan Malaysia

Vientiane, Opsi.id  – Hasil imbang tanpa gol kontra Malaysia...

Diduga Kirim DM Mesum ke Perempuan, Dokter Obgyn di Curup Dinonaktifkan Klinik

Curup, Opsi.id – Kasus dugaan dokter spesialis obstetri dan...

Di Depan Putin, Prabowo: 1.000 Teman Terlalu Sedikit, Satu Musuh Terlalu Banyak

VLADIVOSTOK, Opsi.id  – Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pesan tegas...

‎Pramono Anung: Pembangunan Giant Sea Wall Diperlukan untuk Tangani Banjir Rob

Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan pembangunan...

Berita Terbaru

Popular Categories