Limbah Minyak Cemari Pantai Hatiwe Besar, Diduga dari Kapal Tanker Pertamina

Jakarta – Tumpahan minyak yang diduga berasal dari kapal tanker milik Pertamina dilaporkan mencemari kawasan bibir pantai di Negeri Hatiwe Besar, Kecamatan Teluk Ambon, Kota Ambon.

Kepada wartawan, Badan Saniri Negeri Lengkap Hatiwe Besar, Heppy Leunard Lelapary mengatakan limbah minyak dengan bau menyengat itu tercecer hingga bibir pantai Dusun Waelaha RT 02 RW 01, Negeri Hatiwe Besar, sejak Senin dini hari, 10 Januari 2022 lalu.

Saniri Negeri sendiri merupakan lembaga adat yang berperan mengayomi adat istiadat dan hukum adat.

Dalam fungsinya, Saniri berperan membantu Raja atau Kepala Desa dalam menyelesaikan setiap perselisihan di lingkup negeri atau dusun.

“Aroma minyak itu tercium oleh hampir seluruh masyarakat dusun,” kata Heppy, dikutip Opsi pada Jumat, 21 Januari 2022.

“Warga kemudian menuju pantai dan ternyata memang ada tumpahan minyak di bibir pantai,” ujar dia.

Ilustrasi limbah minyak. (Foto: Pixabay)

Heppy menuturkan, pencemaran limbah buangan minyak tersebut bukan baru sekali ini saja terjadi. Namun kali ini, hal tersebut sudah termasuk kejadian luar biasa karena sudah sangat meresahkan masyarakat dengan aroma bau menyengat tersebut.

“Dari kejadian itu ada masyarakat yang coba secara personal mengontak orang dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Maluku, dan mereka memang langsung turun di lapangan,” ujar dia.

Heppy mengatakan kedatangan petugas DLH Maluku turut didampingi oleh sejumlah warga. DLH kemudian berkomunikasi atau melakukan konfirmasi dengan pihak Pertamina terkait kondisi tersebut.

Baca juga: Titi Kamal Akui Film Makmum 2 Selipkan Pesan Soal Cinta Lingkungan

Baca juga: GMKI Dukung Presiden Jokowi Cabut Izin Perusahaan yang Tak Rehabilitasi Lingkungan

“Dan setelah melakukan penelusuran memang ternyata ada pekerjaan, maintenance kapal yang dilakukan oleh kapal-kapal yang berlabuh di sekitar pesisir laut Hatiwe Besar,” ujar dia. []

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

Kasus Uang Paroki Aek Nabara Rp 28 Miliar di BNI, BP BUMN Berjanji Segera Tuntaskan

Jakarta - Kasus uang jemaat Gereja Paroki St. Fransiskus...

Profil Andi Hakim Febriansyah, Eks Kepala Kas BNI Aek Nabara yang Ditangkap Polda Sumut

Medan - Nama Andi Hakim Febriansyah menjadi perhatian publik...

GAMKI Minta JK Hadapi Proses Hukum, Dugaan Penistaan Agama Diminta Diusut Tuntas

JAKARTA – Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) menegaskan...

Bejat! Oknum Kiai di Pati Cabuli 50 Santriwati di Ponpes

Pati, Opsi.id - Kasus pencabulan kembali terungkap. kali ini...

Profil Karutan Balige Valen Sonar Rumbiak, Sah Menyandang Marga Pardede

Toba, Opsi.id - Kepala Rutan Kelas IIB Balige, Valen...

‎DPRD DKI Segel Operator Best Parking di Blok M Square Atas Dugaan Praktik Parkir Ilegal

‎Jakarta - Ketua Panitia Khusus (Pansus) Tata Kelola Perparkiran...

Dinas Kesehatan DKI Beri Update Terbaru Kasus Hantavirus di Jakarta

‎Jakarta - Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan DKI Jakarta Ani...

Java Jazz Festival 2026 Hadir di NICE PIK 2 dengan Layanan Shuttle Terintegrasi

Jakarta - myBCA International Java Jazz Festival 2026 akan...

Polantas Polda Sulbar Lakukan Pengaturan dan Edukasi Lalu Lintas Menyeluruh Bagi Warga

Mamuju, OPSI.ID - Satuan Lalu Lintas Polda Sulawesi Barat...

321 WNA Kasus Judi Online Internasional Dipindah ke Kantor Imigrasi

JAKARTA, Opsi.id  — Sebanyak 321 warga negara asing (WNA)...

Wali Kota Wesly Rayakan Paskah Bersama ASN Pemko Pematangsiantar

Pematangsiantar, Opsi.id - Wesly Silalahi bersama Ketua TP PKK...

Kerja Keras Berbuah Manis, Tiga Pelajar Mamasa Wakili Indonesia di Kuala Lumpur Cup U16

Mamuju, OPSI.ID - Tiga pelajar asal Kabupaten Mamasa berhasil...

Berita Terbaru

Popular Categories