News Selasa, 15 Maret 2022 | 16:03

LSJ: Jokowi Bikin Puas, Tapi 71,2 Persen Enggan 3 Periode

Lihat Foto LSJ: Jokowi Bikin Puas, Tapi 71,2 Persen Enggan 3 Periode Presiden Joko Widodo atau Jokowi. (foto: ist).

Jakarta - Peneliti Lembaga Survei Jakarta (LSJ) Fetra Ardianto mengatakan berdasarkan hasil survei yang dilakukan lembaganya pada Februari 2022 menunjukkan bahwa 71,2 persen responden menolak penundaan Pemilu 2024 dan perpanjangan masa jabatan Presiden Joko Widodo atau Jokowi menjadi tiga periode.

"Berdasarkan temuan survei LSJ, sebanyak 71,2 persen responden menyatakan tidak setuju terhadap usulan penundaan Pemilu 2024 sekaligus perpanjangan masa jabatan Presiden Jokowi dengan alasan apapun," kata Fetra dalam keterangannya di Jakarta, dikutip Opsi, Selasa, 15 Maret 2022.

Dia mengatakan hanya 18,6 persen responden yang mengaku setuju dengan penundaan pemilu dan sebanyak 10,2 persen responden menjawab tidak tahu atau tidak dapat memberikan tanggapan.

Baca jugaPDIP Diminta Tegur Jokowi untuk Menonaktifkan Menko Luhut

Menurut dia, survei LSJ menemukan bahwa mayoritas publik atau 67,4 persen mengaku puas terhadap kinerja pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan kinerjanya sangat diapresiasi publik luas.

"Namun, tingginya tingkat kepuasan terhadap kinerja Presiden Jokowi ini ternyata tidak bisa dijadikan pembenaran atau justifikasi untuk memperpanjang masa jabatan Presiden melalui penundaan Pemilu 2024 sebagaimana diusulkan Airlangga Hartarto, Muhaimin Iskandar, dan Zulkifli Hasan," ujarnya.

Baca jugaAlvin Lie ke Luhut: Sekalian Saja Perpanjang Jabatan Jokowi 3 Abad

Survei LSJ dilakukan pada 18-28 Februari 2022 di 34 provinsi di seluruh Indonesia dengan sampel survei LSJ kali ini adalah 1.225 responden yang diperoleh melalui teknik pengambilan sampel secara acak bertingkat atau multi-stage random sampling.

Margin of error survei LSJ tersebut adalah +/- 2,8 persen dengan tingkat kepercayaan sebesar 95 persen. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik wawancara tatap muka responden dengan bantuan kuesioner. []

Berita Terkait

Berita terbaru lainnya