Hiburan Senin, 29 Agustus 2022 | 17:08

Luncurkan Video Klip Kota Mati, Noah Adaptasi Teknologi Deep Fake dan Mesh Tracking

Lihat Foto Luncurkan Video Klip Kota Mati, Noah Adaptasi Teknologi Deep Fake dan Mesh Tracking Grup band Noah. (Foto: Instagram/noah_site)
Editor: Eno Dimedjo

Jakarta - Grup band Noah mengadaptasi teknologi deep fake dalam penggarapan video klip single teranyarnya yang bertajuk Kota Mati, dari album Hari Yang Cerah milik mereka rilisan tahun 2022.

Berbicara dalam sesi konferensi pers, sutradara video klip Upie Guava mengatakan bahwa karya anyarnya ini ditujukan sebagai prekuel dari video lagu Tak Ada Yang Abadi milik Noah.

Teknologi deep fake, kata Upie, digunakan untuk menghadirkan kesan serupa seperti era Tak Ada Yang Abadi, sehingga Ariel bisa terlihat seperti bertahun-tahun lalu.

"Teknologi yang dipakai adalah deep fake, mesh tracking, XR virtual production. Butuh beragam teknologi untuk mendapatkan kesan di era tersebut," tutur Upie, dikutip Opsi pada Senin, 29 Agustus 2022.

Grup band Noah. (Foto: Instagram/noah_site)

Video klip lagu Kota Mati milik Noah dibintangi oleh aktris Ladya Cheryl, yang berperan sebagai seorang gadis penggemar berat Ariel dan punya dunia imajiner, sebuah kota kosong yang hanya berisi dirinya dan idolanya.

Video menggambarkan Ladya selalu menonton konser di baris terdepan dan merasa seperti punya keterikatan batin dengan Ariel. Sepanjang konser, dia merasa selalu ditatap Ariel.

Namun, Ladya kecewa ketika menghadapi "dunia nyata" di mana Ariel yang asli tak megnenalinya. Kekecewaan itu memicu dia kembali ke dunia imajiner.

Ariel imajiner membisikkan sesuatu kepadanya, dia pun "menyingkirkan" semua manusia nyata, termasuk Ariel yang asli, agar ia bisa berbahagia bersama sang idola imajiner selamanya.

Baca juga: Unit Ska The Regards Luncurkan Video Klip Single My Friend

Baca juga: Grup Band Besutan Dul Jaelani, Qodir Rilis Video Klip Single Mungkin Nanti

Ladya Cheryl yang berdomisili di Amerika Serikat, bisa berpartisipasi lewat teknologi mesh tracking yang dipakai oleh sang sutradara. Upie mencari pemeran pengganti, lalu mengubah wajahnya dengan ekspresi dari Ladya menggunakan perangkat virtual. []

Berita Terkait

Berita terbaru lainnya