Daerah Sabtu, 29 November 2025 | 18:11

Pekerja TPL Diduga Rusak dan Cabut Tanaman Kopi Siap Panen di Sihaporas

Lihat Foto Pekerja TPL Diduga Rusak dan Cabut Tanaman Kopi Siap Panen di Sihaporas Ibu-ibu Sihaporas menunjukkan kopi yang dirusak, Sabtu, 29 November 2025. (Foto: Ist)
Editor: Tigor Munte

Simalungun - Bencana yang melanda Sumut termasuk di Tapanuli sekitarnya belum reda, kabar tak sedap datang dari masyarakat adat Lamtoras Sihaporas, Kabupaten Simalungun.

Sejumlah oknum yang diduga pekerja PT Toba Pulp Lestari atau TPL melakukan perusakan, persisnya mencabut tanaman kopi berbuah dan siap panen warga Sihaporas pada Sabtu, 29 November 2025.

Kabar ini disampaikan warga Sihaporas yang kemudian diteruskan ke grup WhatsApp (WA) Sekber Gokesu yang dipimpin Pastor Walden Sitanggang pada Sabtu sore. 

"Bukti kebiadaban pekerja PT Toba Pulp Lestari (TPL). Mereka merusak dan mencabuti tanaman kopi berbuah dan siap panen," ujar warga Sihaporas.

Disebutkan, batang tanaman kopi setinggi kurang lebih 3 meter terlihat layu daun dan buahnya. 

Pohonnya pun mulai kering saat pertama kali dilihat para perempuan masyarakat adat Lamtoras Sihaporas pada Sabtu, 29 November 2025.

Sejak ratusan pekerja PT TPL menyerang masyarakat adat Lamtoras Sihaporas pada 22 September 2025 lalu, hingga kini akses petani masih ditutup dan belum boleh berladang, karena portal dijaga pihak PT TPL. 

Belum diperoleh informasi kebenaran siapa sesungguhnya yang merusak tanaman kopi warga tersebut. [] 

Berita Terkait

Berita terbaru lainnya