Jakarta - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk (DPPAPP) meluncurkan layanan transportasi aman bagi perempuan dan anak korban kekerasan dalam rangka Peringatan Hari Ibu (PHI) 2025.
Program ini terwujud melalui kerja sama Pemprov DKI dengan Grab Indonesia dan Yayasan Benih Baik (YBB) Indonesia, sebagai bagian dari penguatan sistem perlindungan berbasis teknologi dan kolaborasi lintas sektor.
Peluncuran ditandai dengan penandatanganan dokumen kerja sama oleh Kepala Dinas PPAPP Provinsi DKI Jakarta, Iin Mutmainnah, Chief of Public Affairs Grab Indonesia, Tirza Reinata Munusamy, dan Ketua Yayasan Benih Baik Indonesia Andy Flores Noya di Jakarta International Velodrome, pada Kamis, 11 Desember 2025 kemarin.
Kolaborasi ini menjadi langkah penting dalam memperkuat ekosistem perlindungan perempuan dan anak di Ibu Kota. Melalui kerja sama tripartit tersebut, DPPAPP Jakarta, Grab Indonesia, dan Yayasan Benih Baik menyediakan layanan transportasi untuk korban kekerasan melalui portal Grab For Business.
Fasilitas ini dirancang untuk mempercepat dan mengamankan proses pendampingan korban, dilengkapi mekanisme pemantauan perjalanan. Tim DPPAPP dapat memesan layanan Grab Car bagi korban sebagai dukungan mobilitas selama proses pemulihan, sesuai standar operasional prosedur yang disepakati bersama.
Kepala Dinas PPAPP DKI Jakarta, Iin Mutmainnah menegaskan, kolaborasi ini merupakan langkah nyata untuk memperluas jangkauan dan memperkuat layanan perlindungan.
“Kami berkomitmen memastikan setiap perempuan dan anak di Jakarta mendapatkan akses perlindungan yang cepat, aman, dan mudah dijangkau. Kolaborasi dengan Grab Indonesia dan Yayasan Benih Baik Indonesia memperkuat sistem respons kami, khususnya dalam menyediakan mobilitas aman bagi para korban,” ujarnya dikutip Jumat, 12 Desember 2025.
Program ini melanjutkan kemitraan yang telah berjalan sejak 2023, yang menunjukkan peningkatan signifikan dengan naiknya penggunaan layanan transportasi hingga tiga kali lipat untuk mendukung pemulihan korban.
Tahun ini, dukungan diperkuat dengan kontribusi dana sebesar Rp300 juta yang berasal dari kampanye Hari Kartini 2024 bertema “Kekuatan Perempuan Grab Indonesia Jadi Kecantikannya”.
Dana itu akan disalurkan bertahap selama lima tahun melalui Yayasan Benih Baik Indonesia.
Sementara itu, Chief of Public Affairs Grab Indonesia Tirza Reinata Munusamy menyampaikan apresiasinya kepada semua pihak yang terlibat dalam program ini.
“Grab Indonesia bangga dapat bekerja sama dengan Pemprov DKI Jakarta dan Yayasan Benih Baik Indonesia untuk menghadirkan solusi mobilitas yang aman dan terpantau bagi perempuan dan anak korban kekerasan. Kami berharap teknologi Grab For Business dapat mempercepat dan mengamankan proses penjangkauan korban,” tuturnya.
Selain layanan transportasi, Dinas PPAPP Jakarta dan Grab Indonesia juga meneken kemitraan untuk program peningkatan kapasitas ekonomi perempuan melalui pelatihan digital, penyediaan perangkat teknologi, serta kampanye komunikasi, informasi, dan edukasi pencegahan kekerasan.
Kolaborasi ini turut mencakup dukungan pemberdayaan dan perlindungan perempuan dan anak berbasis teknologi digital.
Pemprov DKI berharap kemitraan ini dapat memperkuat ekosistem pemberdayaan perempuan, meningkatkan respons layanan perlindungan, serta membangun sinergi berkelanjutan antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat demi mewujudkan Jakarta yang aman, inklusif, dan ramah bagi perempuan dan anak.