News Selasa, 13 Januari 2026 | 13:01

PNM Makassar Dorong Pemberdayaan UMKM di Gowa, Salurkan Rp219 Miliar Modal Usaha

Lihat Foto PNM Makassar Dorong Pemberdayaan UMKM di Gowa, Salurkan Rp219 Miliar Modal Usaha PT PNM dorong pemberdayaan UMKM di Kabupaten Gowa. (Foto: Dok. Ist)
Editor: Rio Anthony

Makassar - PT Permodalan Nasional Madani (PNM) mendorong pemberdayaan UMKM yang ada di Kabupaten Gowa. Khususnya UMKM yang dikelola oleh perempuan.

PT Permodalan Nasional Madani (PNM) terus mendorong pemberdayaan usaha ultra mikro terus dirasakan hingga ke daerah penyangga perkotaan.

Melalui PNM Cabang Makassar, PNM secara konsisten menghadirkan akses permodalan, pendampingan, serta literasi keuangan dan digital bagi perempuan prasejahtera di Kabupaten Gowa.

Pemimpin Cabang PNM Makassar, Yazdi Anugerah, mengatakan bahwa letak Kabupaten Gowa yang bersebelahan langsung dengan Kota Makassar menjadikan wilayah ini sebagai salah satu daerah prioritas pelayanan PNM.

"Kehadiran PNM di Gowa diharapkan mampu memperkuat peran UMKM perempuan dalam menopang perekonomian keluarga sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah," katanya, di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Senin, 12 Januari 2026.

Ia mengatakan, saat ini PNM Cabang Makassar memiliki kantor layanan sebanyak 13 kantor unit Mekaar (Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera) dan 1 kantor unit Layanan Modal Mikro (ULaMM) yang tersebar di berbagai kecamatan di Kabupaten Gowa.

"Program Mekaar sendiri menyasar segmen perempuan pengusaha ultra mikro dengan pendekatan berbasis kelompok, yang mendorong saling dukung dan disiplin usaha di antara para anggotanya," jelas Yazdi.

Hingga Desember 2025, PNM tercatat telah menyalurkan lebih dari Rp219 miliar modal usaha kepada lebih dari 58.700 perempuan pengusaha ultra mikro di Kabupaten Gowa. Capaian ini mencerminkan komitmen PNM dalam memperluas akses pembiayaan sekaligus meningkatkan kualitas usaha masyarakat.

“Fokus kami melalui program Mekaar adalah agar masyarakat, dari wilayah perkotaan hingga desa, dapat merasakan langsung manfaat pemberdayaan. Kabupaten Gowa yang lokasinya dekat dengan Kota Makassar memiliki peran strategis sebagai daerah penopang, sehingga kami berharap kehadiran PNM dapat membantu perempuan pengusaha agar usahanya bisa naik kelas,” ujar Yazdi.

Selain pembiayaan, PNM juga aktif memberikan pendampingan dan pelatihan yang disesuaikan dengan kebutuhan nasabah di masing-masing wilayah.

“Kami memberikan berbagai pelatihan, mulai dari leadership dan soft skill, edukasi menabung, desain kemasan produk, pemasaran online dan offline, penentuan harga pokok produksi, hingga penghitungan Angka Kecukupan Gizi (AKG) dan penyusunan laporan keuangan sederhana,” lanjutnya.

Tidak berhenti di situ, PNM juga memfasilitasi legalitas usaha bagi para nasabah secara gratis.

“Kami memberikan penerbitan Nomor Induk Berusaha (NIB) dan sertifikasi halal tanpa biaya, serta mendorong nasabah menjadi Agen BRILink. Hingga tahun 2024, di Kabupaten Gowa kami telah menerbitkan 5.017 NIB. Semua ini kami berikan gratis sebagai bagian dari keunikan PNM yang tidak hanya membiayai, tetapi juga mendampingi dan membantu perizinan usaha,” jelas Yazdi. []

Berita Terkait

Berita terbaru lainnya