News Kamis, 22 Januari 2026 | 14:01

Pramono Anung: Jakarta Serap Investasi Rp270,9 Triliun Sepanjang Tahun 2025, Tumbuh 11,99 Persen

Lihat Foto Pramono Anung: Jakarta Serap Investasi Rp270,9 Triliun Sepanjang Tahun 2025, Tumbuh 11,99 Persen Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung (tengah), Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano karno (kiri), dan Stafsus Gubernur DKI Yustinus Prastowo (kanan) saat konferensi pers APBD 2025 di Balai Kota, Jakarta, pada Rabu, 21 Januari 2026. Foto: Humas Pemprov DKI Jakarta.

Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengumumkan, sepanjang tahun 2025 kemarin, realisasi investasi yang tercatat masuk ke kas Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta sebesar Rp270,9 triliun atau tumbuh 11,99 persen dari tahun sebelumnya.

"Realisasi investasi tahun 2025 sebesar Rp 270,9 triliun. Termasuk pertumbuhan investasi yang cukup tinggi di Indonesia. Ini sebagai indikator kuatnya kepercayaan investor pada pemerintahan Jakarta," kata Pramono Anung dalam konferensi pers APBD 2025 di Balai Kota, Jakarta, dikutip Kamis, 22 Januari 2026.

Politisi PDI Perjuangan (PDIP) itu menyebutkan, investasi yang ada di Jakarta tersebut membuka ruang lapangan kerja, kurang lebih bagi 487.000 tenaga kerja.

Pemprov DKI Jakarta mencatat, kontribusi dari Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sebesar Rp175,3 triliun dan Penanaman Modal Asing (PMA) mencapai Rp95,6 triliun.

"Investasi tersebut memberikan kontribusi 14 persen terhadap total investasi nasional," ucapnya.

Pramono menyebutkan, pada triwulan III tahun 2025, pertumbuhan ekonomi di ibu kota tembus pada angka 4,96 persen. Sementara tingkat inflasi Jakarta mencapai 2,63 persen atau berada di bawah inflasi nasional sebesar 2,92 persen.

"Menunjukkan bahwa pemulihan dan stabilitas perekonomian kota Jakarta dengan Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) pada bulan Desember 2025 berada pada level 145,33. Ini menunjukkan optimisme yang tinggi," katanya.

Pramono menyatakan ekonomi Jakarta tumbuh stabil dengan dukungan kebijakan fiskal yang berdampak nyata, dengan pertumbuhan kumulatif 5,03 persen.

"Bank Indonesia (BI) memproyeksikan di tahun 2025, Jakarta akan tumbuh 4,6 sampai dengan 5,4 persen," ucapnya.

Ia menekankan, serangkaian capaian tersebut menunjukkan bahwa struktur ekonomi Jakarta berada dalam kondisi yang solid.

"Menjadi penopang utama bagi keberlanjutan program-program yang sudah disusun, program prioritas pembangunan yang ada di kota Jakarta," kata Pramono Anung. []

Berita Terkait

Berita terbaru lainnya