News Jum'at, 07 Januari 2022 | 15:01

Rizieq Shihab Dipenjara FPI Bubar, Henry Yoso: Alhamdulillah Target Saya Tercapai

Lihat Foto Rizieq Shihab Dipenjara FPI Bubar, Henry Yoso: Alhamdulillah Target Saya Tercapai Henry Yosodiningrat saat berbincang-bincang dengan Rudi Kamri di saluran YouTube Kanal Anak Bangsa, Kamis, 6 Januari 2022.(Foto:Opsi-Fernandho/Tangkapan layar YouTube)

Jakarta - Politisi PDI Perjuangan (PDIP) Henry Yosodiningrat menyebut bahwa targetnya mengirim Habib Rizieq Shihab (HRS) ke dalam penjara akhirnya tercapai.

Mengetahui kepulangan Rizieq Shihab dari Arab Saudi ke Indonesia pada Selasa, 10 November 2020 lalu, Henry mengaku langsung meminta kepolisian segera memproses kasus pimpinan Front Pembela Islam (FPI) itu.

Hal itu diungkapkan Henry Yosodiningrat saat berbincang-bincang dengan Rudi Kamri di saluran YouTube Kanal Anak Bangsa, Kamis, 6 Januari 2022.

"Sehari sejak dia (HRS, red) pulang, saya langsung mendesak Polda supaya kasusnya ditindaklanjuti. Dan target saya waktu itu alhamdulillah tercapai semua. Dia tidak jadi Tabligh Akbar, tak jadi safari dan sebagainya," kata Henry seperti dikutip Opsi.id, Jumat, 7 Januari 2022.

Tak hanya itu, targetnya untuk membubarkan FPI ternyata berhasil. Sebab, tidak lama setelah RHS ditahan, ormas tersebut langsung dibubarkan oleh pemerintah.

Di mana pembubaran dan penghentian kegiatan ormas itu dituangkan dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) antara Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate.

Kemudian, Kapolri Jenderal Pol Idham Azis, Jaksa Agung ST Burhanuddin, dan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Boy Rafly Amar.

Surat Keputusan Bersama Nomor 220/4780 Tahun 2020, Nomor M.HH/14.HH05.05 Tahun 2020, Nomor 690 Tahun 2020, Nomor 264 Tahun 2020, Nomor KB/3/XII Tahun 2020, dan Nomor 320 Tahun 2020 tentang Larangan Kegiatan Penggunaan Simbol dan Atribut Serta Penghentian Kegiatan FPI.

"Bahkan target saya paling ujung itu adalah bubarkan FPI. Kalau tidak atas kehendak Allah, enggak mungkin bubar FPI. Bubarnya FPI bukan karena penguasa, tetapi karena Allah," ucap Henri Yosodiningrat.[]

Berita Terkait

Berita terbaru lainnya