Jakarta - Menyikapi bencana yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera, Ancol Taman Impian menyampaikan duka cita yang mendalam kepada seluruh korban dan keluarga yang terdampak.
Dalam pernyataannya, manajemen Ancol menyatakan turut merasakan keprihatinan dan kesedihan atas musibah yang terjadi, serta mendoakan keselamatan dan kekuatan bagi semua pihak yang terdampak.
Sebagai bentuk empati dan kepedulian kemanusiaan, Ancol memutuskan untuk meniadakan pertunjukan kembang api pada malam pergantian tahun.
Keputusan ini diambil dengan penuh pertimbangan, agar momen tahun baru dapat dijalani secara lebih bermakna dan selaras dengan nilai solidaritas serta rasa kebersamaan sebagai satu bangsa.
"Kami memahami bahwa momen ini telah dinantikan oleh masyarakat," ujar perwakilan Ancol dalam keterangan resminya, dikutip Opsi pada Rabu, 24 Desember 2025.
"Namun, kami percaya bahwa tahun baru bukan hanya tentang perayaan, tetapi juga tentang empati dan kepedulian terhadap sesama," tuturnya.
Meski pertunjukan kembang api ditiadakan, Ancol tetap menggelar sejumlah kegiatan malam tahun baru yang difokuskan pada kebersamaan, doa, donasi, dan refleksi.
Di antaranya adalah Konser Peduli Sumatera di Pantai Carnaval Ancol yang akan disiarkan langsung melalui program Gempita SCTV, menampilkan Dewa 19 feat Ello, Helloband, dan FiveMinutes. Selain itu, Konser New Palapa di Pantai Festival juga tetap berlangsung.
Baca juga: Banjir Rob Landa Jakarta Utara, Ancol Taman Impian Pastikan Operasional Tetap Lancar
Baca juga: Pramono Anung: Progres Pembangunan Tanggul NCICD Ancol Barat Capai 95 Persen
Pihak Ancol juga mengajak seluruh pengunjung untuk menjadikan pergantian tahun ini sebagai momen perenungan dan doa bersama, seraya menumbuhkan harapan baru bahwa dengan kebersamaan dan kepedulian, masyarakat Indonesia dapat saling menguatkan dan bangkit menghadapi masa depan. []