Hiburan Selasa, 20 Januari 2026 | 16:01

Tanah Air Project Tutup Gifest 2026 dengan Pesan Kebhinekaan

Lihat Foto Tanah Air Project Tutup Gifest 2026 dengan Pesan Kebhinekaan Grup band rock, Tanah Air Project. (Foto: Istimewa)
Editor: Eno Dimedjo

Jakarta - Penampilan Tanah Air Project di Gifest 2026 menjadi salah satu momen yang paling menyita perhatian. Band rock sinematik asal Jakarta ini tampil sebagai penutup festival musik gospel terbesar di Asia Tenggara yang digelar di ICE BSD pada 16–18 Januari 2026.

Meski bukan band rohani, Tanah Air Project berhasil menghadirkan nuansa kebangsaan yang kuat di tengah festival yang sarat dengan musik gospel. Dengan gaya energik dan aransemen yang unik, mereka membawa pesan toleransi dan kebhinekaan yang jarang ditemui di panggung sejenis.

Pertunjukan dibuka dengan instrumental Satu Nusa Satu Bangsa yang dilanjutkan dengan Indonesia Pusaka. Suasana panggung langsung terasa berbeda, seolah mengingatkan penonton akan akar budaya dan semangat persatuan bangsa.

Tak hanya itu, tiga single populer mereka, Negeri Pemenang, Kandang Kita, dan Anak Indonesia turut dibawakan dengan penuh semangat. Lagu-lagu ini sebelumnya dirilis oleh Aquarius Pustaka Musik dan telah dikenal sebagai karya yang sarat dengan pesan nasionalisme.

Puncak penampilan terjadi saat mereka membawakan medley Pancasila Rumah Kita karya Franky Sahilatua, dipadukan dengan lantunan sholawat, lalu ditutup dengan lagu nasional Bagimu Negeri. Perpaduan ini menjadi simbol kuat bahwa perbedaan agama dan budaya dapat berpadu indah dalam satu panggung.

Ezekiel Rangga, motor penggerak Tanah Air Project, menegaskan bahwa pesan persatuan adalah milik semua warga bangsa.

"Semangat kebangsaan dan kebhinekaan tidak mengenal batas agama. Itu adalah warisan bersama," ujar Rangga, dikutip Opsi pada Selasa, 20 Januari 2026.

Sayangnya, penampilan mereka berlangsung terlalu larut malam sehingga tidak semua pengunjung dapat menyaksikan pesan yang begitu kuat ini. Namun, bagi yang hadir, pertunjukan tersebut menjadi pengalaman yang tak terlupakan.

Gifest 2026 sendiri menghadirkan lebih dari 70 musisi gospel, termasuk nama-nama besar seperti Franky Sihombing, Andy Ambarita, Ron Kenoly, hingga Hillsong Australia.

Baca juga: Nabila Taqiyyah Rilis Single Cegil

Baca juga: Grup Musik EIDRA Lepas Single Baru Bertajuk Ambigu

Kehadiran Tanah Air Project sebagai penutup festival menjadi bukti bahwa musik dapat menjadi jembatan lintas iman dan budaya. []

 

Berita Terkait

Berita terbaru lainnya