News Minggu, 30 April 2023 | 17:04

Tanah Longsor di Wonosobo Menelan 1 Korban Jiwa, 2 Luka-Luka

Lihat Foto Tanah Longsor di Wonosobo Menelan 1 Korban Jiwa, 2 Luka-Luka Petugas gabungan di Wonosobo saat mengevakuasi korban tanah longsor. (Foto: BNPB)
Editor: Tigor Munte

Jakarta - Bencana tanah longsor di Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, menelan satu korban jiwa dan dua lainnya luka-luka.

Korban meninggal dunia lantaran ditimbun tanah longsoran. Korban pengendara motor warga desa setempat. Terjadi saat hujan deras Jumat, 28 April 2023 sore.

Pusdalops BPBD Kabupaten Wonosobo mengkonfirmasi korban meninggal dari Desa Derongisor, Kecamatan Mojotengah. 

Korban berhasil dievakuasi petugas gabungan pasca kejadian. 

“Korban langsung dievakuasi saat itu juga setelah terjadi longsor,” ujar salah seorang petugas bernama Sabarno.

Dilaporkan juga dua warga lainnya mengalami luka ringan dan telah mendapatkan perawatan medis di rumah sakit umum daerah. 

Tanah longsor di kawasan itu juga merusak dua rumah warga hingga rusak berat. Tercatat sebanyak 2 KK atau enam jiwa terdampak dan mengungsi ke tempat kerabat. 

“Dua KK mengungsi ke rumah kerabat karena rumahnya rusak berat,” tambah Sabarno. 

BACA JUGA: Tanah Longsor di Natuna, 35 Warga Masih Dinyatakan Hilang

BPBD setempat bersama instansi terkait lainnya melakukan penanganan darurat, khususnya evakuasi dan memastikan warga yang rumahnya rusak berat tertangani dengan baik. 

Pemerintah daerah setempat juga mengerahkan alat berat untuk membantu jalan kabupaten yang tertutup material longsor. 

Prakiraan cuaca Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika, pada Minggu, 30 April 2023, wilayah Kabupaten Wonosobo masih berpeluang hujan dengan intensitas ringan hingga hujan lebat. Potensi tersebut berpeluang terjadi pada siang hingga malam.

Kajian dari Badan Geologi di April ini, Kecamatan Mojotengah termasuk wilayah dengan potensi gerakan tanah dengan kategori menengah hingga tinggi. 

Pada analisis inaRISK, kecamatan ini termasuk 15 kecamatan di Kabupaten Wonosobo dengan potensi bahaya tanah longsor dengan kategori sedang hingga tinggi.

BNPB mengimbau pemerintah daerah dan warga selalu waspada terhadap potensi bahaya hidrometeorologi basah, seperti banjir, tanah longsor maupun angin kencang. []

Berita Terkait

Berita terbaru lainnya