Terkait Isu Penipuan, Kades dan Warga di Abdya Sepakat Berdamai

Aceh Barat Daya – Kasus dugaan pungli yang diduga dilakukan oleh Keuchik (Kades) Gampong Pante Rakyat, Kecamatan Babahrot, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), Provinsi Aceh, Abu Bakar Idris tehadap salah seorang warganya bernama Abdullah berakhir damai.

Perdamaian tersebut setelah Abdullah mengaku terjadi kesalahpahaman terkait dugaan pungli yang dikemukakannya sebelumnya hingga isu ini tersebar luas di media sosial.

Kuasa hukum Abu Bakar Idris, Rahmat membenarkan kasus dugaan pungli tersebut hanya salah paham saja dan keduanya sudah sepakat untuk berdamai. Perdamian keduanya difasilitasi oleh pihak Polres Abdya.

“Perdamaian ini tercapai setelah Abdullah mengakui telah terjadi kesalahpahaman antara dirinya dengan Kades yang disaksikan langsung oleh Ketua Yara Abdya, Suhaimi sebagai kuasa hukum Abdullah,” kata Rahmat, Rabu, 5 Januari 2022 di Aceh Barat Daya.

Oleh karena itu, lanjut Rahmat, setelah perdamaian tersebut, maka pihak-pihak terkait mengklarifikasi sejumlah pemberitaan yang selama ini memojokkan kleinnya atau Pj Kades.

“Pihak-pihak yang bersangkutan sepakat untuk berdamai dan menyelesian
perkara tersebut secara kekeluargaan dan pihak pertama akan mengkiarifikasikan kembali pada media sebagaimana yang telah diberitakan sebelumnya,” sebutnya.

Rahmat berujar, dikutip dalam perjanjian perdamaian tersebut, maka pihak yang merasa dipungli sepakat untuk tidak mengulangi perbuatannya dan untuk kedepan harus teliti dulu dan mempunyai data mempuni serta bisa dipertangung jawabkan sebelum memberi sebuah informasi untuk diberikan oleh awak media.

“Dalam perjanjian damai itu pihak pertama dan pihak kedua sepakat untuk tidak akan menuntut dikemudian hari. Surat perjanjian perdamaian itu dibuat dengan kesadaran tanpa paksaan dari pihak manapun,” tutupnya.

Sebelumnya diberitakan, Seorang warga di Desa Pante Rakyat, Kecamatan Babahrot, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), Provinsi Aceh mengaku menjadi korban penipuan. Pelakunya, adalah Kepala Desa (Kades)nya sendiri.

Pria bernama Abdullah awalnya di iming-imingi bantuan rumah dhuafa berukuran 8 x 12 meter. Namun sebelum bantuan itu diberikan kepadanya, Kades ini malah minta uang senilai Rp 10 juta sebagai syarat untuk mendapatkan rumah.

Abdullah saat itu menyanggupinya dan berusaha mencari uang kemana-mana bahkan sampai meminjam kepada mertuanya, tetapi hanya Rp 3 juta yang ia dapat saat itu.

“Setelah saya bernegosiasi dengan dia (Kades), akhirnya dia mau menerima uang yang hanya Rp 3 juta itu,” kata Abdullah, Selasa, 4 Januari 2022.

Setelah menyerahkan uang tunai itu kepada Kades, bantuan rumah itu tidak jua sampai hingga detik ini. Usut punya usut ternyata bantuan itu hanya akalan Kades untuk mengelabui warganya.

“Setelah dari Oktober 2020 lalu saya tunggu, apa yang dijanjikan ternyata belum sampai, dan saya pernah mendatangi dia, namun waktu itu dia kembali memberi harapan kepada saya bahwa rumah itu akan dibangun pada bulan Juli 2021,” ulasnya.

“Dan nyatanya hingga sekarang rumah itu tak kunjung saya terima,” jelas Abdullah. []

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

Kasus Uang Paroki Aek Nabara Rp 28 Miliar di BNI, BP BUMN Berjanji Segera Tuntaskan

Jakarta - Kasus uang jemaat Gereja Paroki St. Fransiskus...

GAMKI Minta JK Hadapi Proses Hukum, Dugaan Penistaan Agama Diminta Diusut Tuntas

JAKARTA – Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) menegaskan...

Profil Andi Hakim Febriansyah, Eks Kepala Kas BNI Aek Nabara yang Ditangkap Polda Sumut

Medan - Nama Andi Hakim Febriansyah menjadi perhatian publik...

Polemik Pernyataan Jusuf Kalla, PP GMKI Minta Kader dan Eks Ketum Taat Konstitusi Organisasi

Jakarta – Polemik pernyataan Jusuf Kalla yang disampaikan dalam...

Profil Agrapinus Rumatora alias Nus Kei, Ketua Golkar Maluku Tenggara yang Tewas Ditikam

Langgur – Nama Agrapinus Rumatora atau yang dikenal sebagai...

Pansus DPRD DKI Usulkan Perda CSR, agar TSJL dari BUMD Tepat Sasaran dan Lebih Optimal

‎Jakarta - Wakil Ketua Panitia Khusus Pengelolaan Tanggung Jawab...

Ancol Rayakan Hari Kartini dengan Promo Spesial

Jakarta - Perempuan kini semakin menegaskan perannya sebagai penggerak...

Wali Kota Wesly Salurkan Hibah Rp25 Miliar untuk Bener Meriah

Banda Aceh – Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi menyerahkan...

Senator Lampung Bustami Zainudin Merapat ke PSI

Bandar Lampung – Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia Kaesang...

Pelaporan JK ke Polda Metro Jaya, Sahat: Masih Berlanjut

Jakarta - Ketua Umum DPP GAMKI Sahat Martin Philip...

Dinas KPKP DKI Siapkan Strategi Hadapi El Nino 2026, Pertanian Urban Jadi Andalan

‎Jakarta – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Dinas...

Polri Sikat Mafia Subsidi Energi, 330 Tersangka Penyalahgunaan BBM

Jakarta – Kepolisian Republik Indonesia melalui Bareskrim Polri bersama...

Mencuat Kabar Suhud Alynudin Jadi Ketua DPRD DKI, Gantikan Khoirudin

Jakarta - Mencuat rumor Ketua DPRD DKI Jakarta Khoirudin...

Berita Terbaru

Popular Categories