Video Polisi Pukul Warga Desa Wadas Viral di Twitter

Jakarta – Sebuah video pemukulan petugas polisi kepada salah seorang warga Desa Wadas, Kecamatan Bener, Kabupaten Purworejo viral di media sosial. Peristiwa tersebut terjadi saat tim Badan Petanahan Nasional (BPN) melakukan pengukuran tanah di lokasi pembangunan waduk.

Dalam video yang beredar, sejumlah warga nampak dipiting dan digiring aparat berpakaian preman. Dari arah yang berlawanan, seorang polisi berpakaian lengkap nampak memukul, tepat di wajah salah satu warga tersebut.

Video berdurasi 14 detik itu beredar luas usai dibagikan akun Twitter @wadas_melawan. Aksi kekerasan yang dilakukan oknum polisi tersebut, menuai kecaman dari warganet.

“Wtf, yang paling depan ditonjok mukanya? Piye iki bos?! @DivHumas_Polri,” cuit seorang warganet penghuni Twitter, dikutip Opsi pada Rabu, 9 Februari 2022.

“Beraninya mukul orang dipiting ngga bisa ngelawan,” kata seorang warganet lain.

 

Sementara secara terpisah, Kabid Humas Polda Jawa Tengah (Jateng) Kombes Polisi M. Iqbal Alqudusy menginformasikan bahwa kedatangan ratusan petugas gabungan dari TNI, Polri, dan Satpol PP hari ini untuk mendampingi tim Badan Petanahan Nasional (BPN) melakukan pengukuran tanah di lokasi calon Waduk Bener di Desa Wadas, Purworejo, Jawa Tengah.

Dia menuturkan, petugas melakukan pendampingan terhadap tim BPN, setelah Kepala Kanwil BPN Jateng beraudiensi dengan Kapolda Jateng pada hari Senin, 7 Februari 2022.

Kepala BPN, kata Iqbal, telah menyatakan kepada Kapolda Jateng bahwa proyek pembangunan Waduk Bener tercantum dalam Perpres Nomor 109 Tahun 2020 tentang Perubahan Ketiga atas Perpres No. 3/2016 tentang Percepatan Pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN).

Untuk itu, lanjutnya, Polda Jateng dan stakeholder terkait diminta membantu.

Baca juga: Polisi Kepung Desa Wadas, Ganjar Pranowo: Tak Perlu Ditakuti

Baca juga: Polda Sumut Diduga Berpihak ke Penyerobot Lahan di Durin Tonggal, AMBAT: Tunjukkan Presisi Itu!

“Pengukuran masih berlangsung dan berjalan lancar. Tugas tim bersifat humanis dan semata-mata melakukan pendampingan,” katanya. []

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

Kasus Uang Paroki Aek Nabara Rp 28 Miliar di BNI, BP BUMN Berjanji Segera Tuntaskan

Jakarta - Kasus uang jemaat Gereja Paroki St. Fransiskus...

Profil Andi Hakim Febriansyah, Eks Kepala Kas BNI Aek Nabara yang Ditangkap Polda Sumut

Medan - Nama Andi Hakim Febriansyah menjadi perhatian publik...

GAMKI Minta JK Hadapi Proses Hukum, Dugaan Penistaan Agama Diminta Diusut Tuntas

JAKARTA – Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) menegaskan...

Bejat! Oknum Kiai di Pati Cabuli 50 Santriwati di Ponpes

Pati, Opsi.id - Kasus pencabulan kembali terungkap. kali ini...

Profil Karutan Balige Valen Sonar Rumbiak, Sah Menyandang Marga Pardede

Toba, Opsi.id - Kepala Rutan Kelas IIB Balige, Valen...

‎DPRD DKI Segel Operator Best Parking di Blok M Square Atas Dugaan Praktik Parkir Ilegal

‎Jakarta - Ketua Panitia Khusus (Pansus) Tata Kelola Perparkiran...

Dinas Kesehatan DKI Beri Update Terbaru Kasus Hantavirus di Jakarta

‎Jakarta - Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan DKI Jakarta Ani...

Java Jazz Festival 2026 Hadir di NICE PIK 2 dengan Layanan Shuttle Terintegrasi

Jakarta - myBCA International Java Jazz Festival 2026 akan...

Polantas Polda Sulbar Lakukan Pengaturan dan Edukasi Lalu Lintas Menyeluruh Bagi Warga

Mamuju, OPSI.ID - Satuan Lalu Lintas Polda Sulawesi Barat...

321 WNA Kasus Judi Online Internasional Dipindah ke Kantor Imigrasi

JAKARTA, Opsi.id  — Sebanyak 321 warga negara asing (WNA)...

Wali Kota Wesly Rayakan Paskah Bersama ASN Pemko Pematangsiantar

Pematangsiantar, Opsi.id - Wesly Silalahi bersama Ketua TP PKK...

Kerja Keras Berbuah Manis, Tiga Pelajar Mamasa Wakili Indonesia di Kuala Lumpur Cup U16

Mamuju, OPSI.ID - Tiga pelajar asal Kabupaten Mamasa berhasil...

Berita Terbaru

Popular Categories