Daerah Kamis, 31 Maret 2022 | 22:03

Wali Kota Makassar Sabet Penghargaan Digital Innovation For Public Service 2022

Lihat Foto Wali Kota Makassar Sabet Penghargaan Digital Innovation For Public Service 2022 Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan ‘Danny’ Pomanto raih penghargaan Digital Innovation Award (DIA) For Public Service 2022. (Foto: Opsi/Pemkot Makassar)
Editor: Rio Anthony

Jakarta - Inovasi adalah Solusi. Demikian yang diucapkan Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan ‘Danny’ Pomanto usai menyabet penghargaan Digital Innovation Award (DIA) For Public Service 2022, di Jakarta Convention Hall, Kamis 31 Maret 2022.

Penghargaan ini diraihnya karena banyaknya inovasi yang di inisiasi oleh Wali Kota dua periode ini. Salah satunya War Room atau Command Centre yang berpusat di Kantor Balaikota Makassar.

“Pemerintah Kota memiliki tradisi inovasi dimana setiap SKPD harus membuat dua inovasi. Bahkan kami sekarang sedang membuat konten Metaverse dan saya kira ini salah satu kita mendapat penghargaan. Di sini adalah Crime Reduction saya kira memang dengan sistem yang kami buat dengan kepolisian kami berhasil meredam dan menurunkan kriminalisasi di Kota Makassar,” ucap Danny.

Tak hanya itu, Danny juga menilai dengan adanya penghargaan DIA 2022 ini dapat memacu para lembaga pemerintahan untuk terus memperkuat keunggulan dengan kecepatan dan adaptasi inovasi.

Hal ini sejalan dengan apa yang ditekankan oleh Presiden RI, Joko Widodo yakni Recover Together, Recover Stronger.

Tak lupa pula Danny menghaturkan banyak terima kasih kepada MNC Grup yang telah membuat program penghargaan DIA ini.

“Saya kira DIA ini harus terus digelorakan agar supaya pemerintah daerah dan kementerian dan lembaga negara terus berinovasi karena dengan inivasi digitalisasi adalah solusi. Pandemi mengajarkan kita bahwa digitalisasi adalah solusi bagi kita semua mempercepat digitalis bagian dari keunggulan Indonesia kedepan,” harapnya.

Selain Kota Makassar, turut mendapatkan penghargaan yakni DKI Jakarta, Jawa Tengah, Jawa Barat dan TokoCrypto.

Penghargaan terbagi ke dalam lima kategori Digital Innovation for Disaster Risk Reduction. Lalu, Digital Innovation For Public Service, Digital Innovation for Tourism and Travel, Digital Innovation for Sustainable Business dan yang terakhir, Digital Innovation for Creative Industries. []

 

Berita Terkait

Berita terbaru lainnya