Opini

Sekjen ICMI Kabupaten Bekasi : Pemerintah Kabupaten Bekasi harus terbuka dan serius dalam penanganan virus Corona

BEKASI ( OPSI.ID ) – Dengan melihat data dari Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Bekasi mencatat sebanyak 2.016 orang Warga Negara Asing menjadi pekerja di Kabupaten Bekasi, dan menurut data tahun 2018 Kepala Bidang Penanaman Modal Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Bekasi,sekitar 40 negara yang berinvestasi di Kabupaten Bekasi, didominasi empat negara yaitu Jepang, Korea, Tiongkok, serta Taiwan.

Sekjen ICMI Orda Kabupaten Bekasi H Mulyadi Syamsuddin, S.Pd.i., M.Si., menyampaikan, dengan melihat data tersebut Kabupaten Bekasi sangat beresiko tinggi terhadap penyebaran Virus Corona yang kemungkinan terbawa dari para Pekerja Asing, dimana negara-negara yang mendominasi kawasan industri di Kab Bekasi adalah negara yang terlebih dahulu terkena wabah Virus Corona.

Mulyadi menanyakan, apakah Pemerintah daerah Kabupaten Bekasi telah menyusun protokol penanganan kasus penyebaran virus corona (Covid-19) bersama seluruh stakeholder agar mudah diimplementasikan oleh dan untuk masyarakat ?

Langkah tersebut sangat diperlukan untuk mengambil pendekatan secara komprehensif agar dapat menyesuaikan dengan keadaan wilayah kabupaten Bekasi, seperti mempersiapkan tenaga medis, fasilitas kesehatan lengkap yang berstandar Internasional dan segera melakukan coverage area sampai ke desa-desa dalam menutup penyebaran Virus Corona.

Virus ini  tidak akan dapat dilawan jika tak diketahui di mananya.Hal tersebut mengartikan perlu adanya pengawasan yang kuat untuk menemukan, mengisolasi, menguji, dan menangani setiap kasus dengan tujuan memutus rantai penularan.

Sampai saat ini, belum ada vaksin untuk mencegah infeksi virus Corona atau COVID-19. Oleh sebab itu, cara pencegahan yang terbaik adalah dengan menghindari faktor-faktor yang bisa menyebabkan  terinfeksi virus ini.

Sekjen ICMI Orda Kabupaten Bekasi, Mulyadi menambahkan, kami sejauh ini belum melihat keseriusan tindakan Pemerintah Kabupaten Bekasi dalam menghadapi Virus Corona ini dalam mempersiapkan penanganan Khusus untuk menghadapi dan mengantisipasi Virus Corona ( COVID-19). 

Pemerintah Kabupaten bekasi seperti terlena dengan banyaknya Kawasan Industri yang ada di Kabupaten Bekasi sebagai penyumbang APBD, tanpa melihat dan mengantisipasi jauh-jauh hari akan datangnya suatu bencana, yang jelas Virus Corona itu terbawa oleh orang diluar Kabupaten Bekasi .pungkas Mulyadi

Total Page Visits: 1265 - Today Page Visits: 3

Penulis:Ridho/Mzk

Editor :Redaksi

Sumber :OPSI.ID