Opini

Sekjen ICMI ORDA Kab. Bekasi : Jangan hitung-hitungan untuk rakyat “Ini Bencana” dibutuhkan peran nyata di berbagai sektor

Kab. Bekasi ( OPSI.ID )– 14 April 2020Dengan merebaknya wabah Virus corona ( COVID 19), sudah semestinya seluruh stakeholder berperan paling depan untuk Rakyat. 

Sekjen ICMI ORDA Kab Bekasi Mulyadi Syamsuddin, S.Pd.I., M.Si  menyampaikan “Kabupaten Bekasi seharusnya malu jika kawasan terbesar se-Asia Tenggara tidak segera tanggap dengan dampak  yang ditimbulkan dengan adanya wabah Virus Corona.

“Disini yang paling terasa adalah keadaan ekonomi di masyarakat”. Walaupun negara mengelontorkan ratusan trilyun, namun prosesnya pasti akan menempuh regulasi yang memakan waktu cukup panjang, disisi lain urusan “perut rakyat” tidak bisa ditunda-tunda. 

Pemkab Bekasi harusnya sigap, menyiapkan logistik dari berbagai sumber untuk segera mencover kebutuhan rakyat yg terdampak wabah, karena COVID19 ini adalah bencana Nasional.

Perusahaan di Kabupaten Bekasi ini bukan sedikit, ribuan pabrik sekala nasional dan internasional. Mereka punya kewajiban Corporate Sosial Responsibility. Jika dikelola secara professional, dana CSR tersebut minimal bisa memback up sementara untuk kebutuhan sebagian masyarakat Kabupaten Bekasi, dengan catatan jika CSR itu tepat sasaran. Kami melihat di lapangan,  tanggap COVID-19 justru malah masyarakat yang swadaya mengamankan daerahnya.

Perusahaan-perusahaan yang berada di kabupaten Bekasi seperti bungkam, kalaupun memberikan kontribusi alakadarnya, tanpa memperhatikan dan mempertanyakan apa kebutuhan masyarakat.

Kita sudah lelah melihat angka-angka fantastis APBD, jumlah Perusahaan di Kabupaten Bekasi dan segala macamnya. Masyarakat itu membutuhkan bukti, bukan pencitraan.

Peran-peran CSR Perusahaan di kabupaten Bekasi seperti hanya parsial. Kekuatan kawasan Industri Terbesar se-Asia Tenggara hanya sebagai kisah yang didengar oleh masyarakat Kab Bekasi, namun belum semua  masyarakat Kab Bekasi merasakannya. Dimanakah peran CSR ? Apakah hanya sebagai Pencitraan ? ataukah disalah gunakan orang-orang tertentu, yang menjadikan manfaatnya tidak dirasakan oleh masyarakat ? Wallahu alam, kata Mulyadi.

Mulyadi menambahkan, Mulai sekarang  kita harus mulai aktif  memperhatikan lingkungan baik disisi positif dan negatifnya. Karena musuh terbesar saat adalah Kemiskinan dan kebodohan, ingat pepatah “Jangan sampai kita kelaparan di lumbung padi” Tutup Mulyadi.

Total Page Visits: 441 - Today Page Visits: 1

Penulis:Tim

Editor :Redaksi

Sumber :OPSI.ID