Jakarta – PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA) menunjuk Syahmudrian Lubis sebagai Direktur Utama (Dirut) baru, menggantikan Winarto yang memutuskan mengundurkan diri secara tiba-tiba pada Senin, 13 April 2026.
Pengangkatan Syahmudrian Lubis sebagai Dirut PJAA berdasarkan hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang dilakukan juga pada hari yang sama.
Lubis menjelaskan, PJAA sejatinya bergerak di industri yang mendatangkan kebahagiaan bagi masyarakat sehingga perlu ada penyesuaian kembali dalam memastikan aksi korporasi.
“Demi memaksimalkan pelayanan, termasuk infrastruktur. Ancol harus betul-betul memilih apakah hanya sekadar bertahan di kondisinya saat ini, atau move ke another step of transformation. Ini harus dilakukan oleh Ancol karena memang yang namanya itu physically behavior seluruh dunia sudah berubah,” kata Lubis dalam jumpa pers di Ancol, dikutip Rabu, 15 April 2026.
”Tidak lagi mencari destinasi wisata, tapi yang mereka cari adalah experience, connection, dan value,” ucapnya menambahkan.
Lubis lantas menyinggung sejumlah transformasi Ancol ke depan. Pertama, korporasi menginginkan visitor value atau kepuasan pengunjung lebih dioptimalkan.
Dengan demikian, perlu adanya penekanan capital expenditure untuk menunjang infrastruktur.
“Sehingga kami memberikan pengalaman baru bagi visitor yang akan datang,” katanya.
Dia menekankan, korporasi juga bakal menggencarkan event-event yang bisa mendatangkan profitabilitas bagi korporasi, sekaligus menjadi magnet bagi pengunjung agar tidak bosan bermain di Ancol.
Kendati begitu, Lubis tidak merinci event tambahan yang akan dilakukan korporasi ke depan. Namun, kata Lubis, transformasi PJAA di masa datang bakal menghadirkan wajah Ancol sebagai destinasi hiburan bagi semua kalangan.
“Kami akan melakukan suatu strategic partnership dengan reputable partner yang ada di Indonesia maupun global untuk memberikan competitiveness jangka panjang terhadap Ancol sehingga kita mempunyai suatu cita-cita, bahwasanya, kapan pun dia, Ancol juga akan bisa relevan di mata generasi-generasi berikutnya,” kata dia.
Sebagai informasi, PJAA merupakan pengembang kawasan properti komersial yang dikenal melalui pengelolaan kawasan wisata Ancol di Jakarta.Sementara itu, saham PJAA naik 0,93% ke level 545 pada perdagangan kemarin. Dalam sebulan terakhir saham PJAA naik 3,81%, tetapi sepanjang tahun berjalan masih terkoreksi 4,39 %. []
