Makassar - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) disebut tak hanya menargetkan lolos parlemen pada pemilu mendatang.
Namun kini mereka mulai menyusun langkah besar untuk masuk ke pusat kekuasaan nasional.
Ketua DPP PSI, Bestari Barus, mengungkapkan adanya gelombang perpindahan kader lintas partai ke PSI.
Ia menyebut 15–20 tokoh politik dari berbagai latar partai merapat dan sudah diperkenalkan dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PSI di Makassar pada 31 Januari 2026.
Hal itu disampaikan Bestari Barus saat diwawancarai di Hotel Claro Makassar, Jumat (31/1/2026).
Bestari Barus juga menegaskan posisi Jokowi sebagai patron politik PSI.
Jokowi disebut memiliki peran penting dalam konsolidasi partai, termasuk dalam upaya menjadikan Jawa Tengah sebagai “kandang gajah” PSI ke depan.
"Pk Jokowi sudah sampaikan akan mati-matian berjuang untuk loloskan PSI ke senayan tahun 2029, kami juga sudah pasti akan berjuang lebih dari itu,"tegasnya.
Ia menambahkan, dukungan terbuka Jokowi kepada PSI pasca-kongres di Solo menjadi momentum penting yang mendorong kepercayaan diri partai.
Terlebih kata dia, approval rating Jokowi yang masih tinggi meski tak lagi menjabat sebagai presiden.
"Ini kedua kali pak Jokowi menyampaikan statemen yang tajam, pertama ketika kongres di Solo. Di sit beliau menyampaikan, saya akan dukung full PSI dn saya akan bekerja keras untuk PSI,"ucapnya.
"Hari ini ada penegasan yang luar biasa. Bahkan sampai mati-matian. Saya pun akan mati-matian. Ini sesuatu yang luar biasa yang didengar oleh kader, pengurus dan bahkan terpublikasi secara meluas, sehingga masyarakat semakin mengetahui bahwa pak Jokowi itu `PSI` bukan lagi di partai yang lain,"sambungnya.
Dia mengaku pihaknya masih punya waktu. Salah satunya seperti yang disampaikan Ketua Umum PSI, Kaesang Pangarep akan ada pembelahan dapil yang di isi oleh bakal calon yang turut serta membentuk sampai tingkat paling bawah.
"Secara berthap nantinya ada pencapaian-pencapaian yang terukur ditambah di akhir tahun ini kita harus rapihkan semuanya,"janjinya. []