Jakarta – Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Wilayah XIV Kalimantan Barat bekerjasama dengan Kodam XII Tanjung Pura mengadakan kegiatan vaksinasi di Kabupaten Landak, Kalbar, pada Kamis, 18 November 2021. Kegiatan ini dilakukan untuk memperingati Hari Sumpah Pemuda pada tanggal 28 Oktober 2021 lalu.
Melihat rendahnya capaian vaksinansi di Kabupaten Landak, GMKI memutuskan 10 titik di 7 Kecamatan yang menjadi pusat kegiatan vaksinasi, di mana untuk setiap titiknya capaian masyarakat yang belum divaksin masih sangat tinggi. GMKI telah mendistribusikan 5.000 dosis vaksin di Kabupaten Landak.
10 titik itu di antaranya di Kantor Desa Amboyo Utara, GKSI Pulau Bendu Kecamatan Ngabang, GPPIK Bebatung Kecamatan Mandor, Kantor Desa Semenok Kecamatan Mandor, Aula Berkat Bagi Bangsa Kecamatan Sengah Temila, GBI Jelutung Kecamatan Sengah Temila.
Kemudian, STT Berea Ansang Kecamatan Menyuke, Gereja Khatolik Fransiskus Asisi Kecamatan Sompak, Aula Gereja Khatolik Tiang Tanjung Kecamatan Mempawah Hulu, dan Paroki St.Petrus Menjalin.
Koordinator Wilayah XIV Kalimantan Barat Noven Honarius berkata, pihaknya tergerak untuk membantu Pemerintah Jokowi dalam mencapai herd immunity agar Indonesia, khususnya Kabupaten Landak terlepas dari pandemi Covid-19, sehingga roda kehidupan masyarakat kembali normal.
Dia melanjutkan, untuk mencapai target, pemuda harus menjadi pelopor dan mendukung penuh program vaksinasi yang diadakan oleh Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi, Kabupaten/Kota, hingga Pedesaan.
“Jadi GMKI hari ini berjuang sungguh-sungguh guna membuktikan kerja nyata dari GMKI saat hadir di tengah masyarakat,” ujar Noven Honarius dalam keterangan tertulis diterima Kureta, Kamis, 18 November 2021.
Sementara, Ketua GMKI Calon Cabang Landak Aris Santoso mengatakan kegiatan Vaksinasi ini dilaksanakan bekerjasama dengan PIKI, JPKP, Tokoh Masyarakat, Tokoh Gereja, Tokoh Pemuda, dan berbagai pihak lainnya.
Menurut dia, dengan tingginya antusias masyarakat Kabupaten Landak, sehingga dosis vaksin yang disediakan GMKI tidak mencukupi dan pihaknya harus meminta kembali pengadaan vaksinasi.
“Kami sangat senang hari ini GMKI sebagai organisasi mahasiswa tapi punya keberanian merangkul organsisasi lainnya bekerjasama menyukseskan vaksinasi di Kabupaten Landak. Ini sebagai terobosan baru bagi kami selaku masyarakat yang tinggal didesa, selama ini bergumul untuk divaksin,” katanya.
Dia melanjutkan, selama ini vaksinasi massal dilakukan oleh pemerintah Kabupaten Landak yang setiap hari ada di puskesmas terdekat, akan tetapi belum mencupi target karena masyarakat belum tentu bisa, dan belum tentu mau pergi hanya untuk vaksin dengan berbagai alasan.
“Tapi luar biasa hari ini GMKI melakukan vaksinasi dengan cara jemput bola. Kegiatan vaksinasi merupakan keperluan masyarakat dan GMKI melaksanakan langsung di lokasi masyarakat yang perlu. Maka jika hari ini ada kegiatan vaksinasi sebanyak-banyaknya lebih baik” kata dia.
Berdasarkan data yang diperoleh dari Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat, Kabupaten Landak di hari ke-3 vaksinasi naik peringkat berada di posisi ke-12 dari 14 Kabupaten/Kota yang ada di Kalimantan Barat. Hal ini terjadi setelah kegiatan vaksinasi yang dilakukan oleh GMKI berlangsung. Diharapkan, vaksinasi massal dapat terus meningkat juga di daerah lain. []




