News Kamis, 31 Maret 2022 | 19:03

Ahok Benarkan Ada Kenaikan Harga Pertamax per 1 April 2022

Lihat Foto Ahok Benarkan Ada Kenaikan Harga Pertamax per 1 April 2022 Komisaris Utama PT Pertamina Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). foto: ist

Jakarta - Harga bahan bakar minyak (BBM) RON 92 Pertamax diprediksi akan naik dari semula di kisaran Rp 9.000, menjadi pada kisaran Rp 12.000-an per liter per 1 April 2022. Meski harga Pertamax melejit, harga BBM nonsubsidi itu ditengarai masih lebih rendah ketimbang RON 92 di SPBU Shell.

Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mengonfirmasi hal tersebut. Kenaikan harga Pertamax dengan pertimbangan agar masyarakat tidak terlalu berat. Di sisi lain, agar SPBU swasta tidak menaikkan harga terlalu tinggi.

"Ya (lebih murah). Supaya masyarakat tidak terlalu berat dan SPBU swasta tidak bisa naikkan terlalu tinggi dengan harga minyak Indonesia ICP sudah US$ 114/barel mulai berlaku 1/4," katanya kepada wartawan, dikutip Opsi, Kamis, 31 Maret 2022.

Seperti diketahui, Shell telah melakukan penyesuaian harga pada 1 Maret 2022. Harga Shell Super atau BBM RON 92 terbaru yakni Rp 12.990 per liter.

Sebelumnya, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir buka suara menyoal BBM jenis Pertalite yang diputuskan pemerintah menjadi jenis BBM khusus penugasan atau BBM bersubsidi.

Lantaran BBM jenis pertalite akan disubsidi pemerintah, maka harga Pertamax yang memiliki RON 92 itu akan naik. Hal ini disampaikannya dalam kuliah umum di Universitas Hasanuddin pada 30 Maret 2022.

“Pemerintah sudah memutuskan Pertalite dijadikan subsidi, Pertamax tidak," kata Erick dikutip Kamis, 31 Maret 2022.

"Jadi kalau Pertamax naik ya mohon maaf, tapi kalau Pertalite subsidi tetap," ujar Erick Thohir menambahkan. []

Berita Terkait

Berita terbaru lainnya