News Senin, 25 April 2022 | 14:04

Bandara Mulai Ramai, Diperkirakan 8,9 Juta Orang Mudik dari Jalur Udara

Lihat Foto Bandara Mulai Ramai, Diperkirakan 8,9 Juta Orang Mudik dari Jalur Udara   Bandara Soekarno-Hatta. (Foto: Antara)
Editor: Tigor Munte

Jakarta - Pemudik yang menggunakan jalur udara mulai mengalami peningkatan. Imbauan pemerintah untuk mudik lebih awal direspons dengan positif.

Terungkap saat Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi inspeksi ke Bandara Internasional Soekarno Hatta, Minggu, 24 April 2022.

Menteri Budi Karya Sumadi melihat secara langsung pergerakan pemudik di bandara. Mereka mudik lebih awal menghindari kepadatan yang diprediksi terjadi pada 28-30 April 2022.

Disebutkan, pergerakan penumpang di Bandara Soekarno Hatta sebelumnya sekitar 400 penumpang per hari. Tetapi dalam dua hari terakhir meningkat menjadi 900 penumpang per harinya.

Baca juga: 

Tips Dokter Menjaga Kebugaran Saat Mudik Lebaran

"Okupansinya sudah mendekati 100 persen. Ini berarti anjuran mudik lebih awal sudah dilakukan,” kata Menteri Budi Karya Sumadi dilansir dari situs Kemenhub pada Senin, 25 April 2022.

Dalam bincang dengan para pemudik, menurut dia, alasan mudik lebih awal selain guna menghindari kepadatan di hari puncak, juga harga tiket pesawat lebih murah.

Di sana dia menekankan aspek keselamatan sangat penting untuk disiapkan. Mulai dari pemeriksaan kelaikan pesawat melalui kegiatan ramp check, maupun pemeriksaan kesehatan awak pesawat. 

Baca juga:

Ciptakan Mudik Sehat Aman dan Lancar, Polri Gencar Operasi Ketupat

Kemudian ketersediaan armada pesawat, dan juga pengecekan syarat kesehatan dan pengawasan penerapan protokol kesehatan. 

Dirjen Perhubungan Udara Novie Riyanto mengakui, pergerakan penumpang pesawat terus mengalami peningkatan menjelang Lebaran. 

Dia mencontohkan, pada tahun 2019 per harinya sekitar 1.200 penumpang. Kini sudah 900 penumpang. 

"Diprediksi jelang lebaran bisa mencapai 1.200 sampai 1.300 penumpang per hari,” ungkapnya.

Sejumlah maskapai kata dia, bahkan sudah melakukan permintaan untuk mengadakan extra flight. Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, telah dilakukan optimalisasi operasional bandara dari sebelumnya 12 jam menjadi 18 hingga 24 jam.

Dia menyebut, mudik tahun ini diprediksi sebanyak 8,9 juta orang akan mudik menggunakan pesawat atau sekitar 10 persen dari total pemudik yang diprediksi mencapai 85,5 juta orang.[]

 

Berita Terkait

Berita terbaru lainnya